www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kerbau Mati Mendadak di Kampar, Tidak Ditemukan Ciri Penyakit Ngorok
Senin, 16-09-2024 - 14:13:21 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau mendapatkan laporan adanya ternak jenis kerbau yang mati mendadak di Desa Mentulik, Kecamatan Kampar Kiri, Kampar. Berdasarkan laporan yang diterima, total ada delapan kerbau yang ditemukan mati.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Riau drh Faralinda mengatakan, setelah mendapatkan laporan itu pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim Dinas Peternakan setempat untuk melakukan pengecekan ke lokasi. 

“Kami dapat informasi ada kerbau mati mendadak di Kampar, kemudian kami langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil  investigasi Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar dan tidak ada tanda penyakit yang infeksius. Karena kejadian kerbau mati mendadak tersebut pekan lalu dan sampai saat ini tidak ada laporan kerbau yang mati lagi.

“Kalau dari hasil investigasi, tidak ada tanda-tanda kerbau terkena penyakit infeksius. Kemudian juga tidak ada tambahan lagi kerbau yang mati,” ujarnya.

Selain itu, kondisi kerbau yang mati itu masih dalam keadaan sehat ketika sorenya dilihat oleh pengurus ternaknya. Kemudian pada pagi harinya baru ditemukan kerbau sudah ada beberapa yang mati. “Di sekitar lokasi masih ada berapa ekor masih hidup, namun dipotong paksa karena kondisi sudah kurang baik,” sebutnya.

Ditanya terkait kemungkinan kerbau terkena penyakit ngorok, menurut Faralinda ketika petugas bertanya ke pengurusnya, apakah ada gejala seperti penyakit ngorok, ternyata tidak ada katanya. Namun itu hanya berdasarkan keterangan pengurus, ketika di cek ke lapangan, juga tidak ditemukan gejala penyakit yang mencurigakan. 

“Jika memang penyakit ngorok, pastinya akan terus ditemukan kerbau yang mati, atau tidak berhenti dari kejadian pekan lalu sampai saat ini,” ujarnya.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Kerbau Mati Mendadak di Kampar, Tidak Ditemukan Ciri Penyakit Ngorok
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved