www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Keterbatasan Personel dan Armada, Dinsos Pekanbaru Harapkan Satpol PP Gencar Tertibkan Gepeng
Sabtu, 31-08-2024 - 15:39:36 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) semakin meresahkan di Kota Pekanbaru. Mereka kerap bermunculan hampir di setiap persimpangan traffic light atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).

Dalam aksinya, para gepeng ini meminta-minta dengan bermacam modus agar diberi uang. Mereka meminta-minta dengan memelas dan sedih agar masyarakat kasihan..

Pantauan CAKAPLAH.com, para gepeng ini ada yang masih usia sekolah, pemuda bahkan lanjut usia. Mereka kerap muncul di persimpangan traffic light simpang Mal SKA, dan simpang Tobek Godang.

Kemudian di simpang empat Garuda Sakti, simpang tiga Arhanud Jalan Kaharuddin Nasution, Tugu Zapin, Jalan Sudirman Simpang Tuanku Tambusai, dan Simpang Tiga Gajah Mada-Dipponegoro.

Mereka meminta-minta dengan berbagai modus seperti menjadi manusia silver, badut, jual tisu, ngamen, serta menunjukkan kekurangan diri mereka seperti cacat. Bahkan, ada juga yang pura-pura kelaparan agar mereka diberi uang.

Tak hanya di persimpangan lampu merah, keberadaan mereka juga terpantau di pinggiran jalan Diponegoro dan Gajah Mada. Biasanya, mereka standby di pinggir jalan tersebut pada saat jam pulang kerja.

Terkait Gepeng tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Idrus mengatakan, sudah melakukan upaya untuk menertibkan mereka. Hanya saja, Dinsos kekurangan personel serta kekuatan untuk mengamankan para Gepeng tersebut.

Menurutnya, Gepeng ini sudah melanggar ketertiban umum yang tentunya adalah tugas pokok dari Satpol PP. Dia berharap, Satpol PP lebih gencar menangkap atau mengamankan mereka dan menyerahkannya kepada Dinsos.

Ia menilai, masalah Gepeng ini tidak hanya di Dinsos. Tapi ada keterlibatan Satpol PP dalam melakukan penertibannya.

Jika Dinsos yang melakukan penangkapan, jelas Idrus, maka tidak maksimal. Karena Dinsos Pekanbaru tidak memiliki personel yang banyak, tidak memiliki kendaraan operasional yang lengkap.

"Untuk itu kita berharap Satpol PP bisa gencar melakukan penertiban atau penangkapan terhadap Gepeng . Jadi Gepeng yang ditangkap Satpol PP diserahkan ke Dinsos. Tugas kami itu merehabilitasinya," ujar Idrus, Sabtu (31/8/2024).

Para Gepeng yang sudah ditangkap Satpol PP, sebut Idrus, akan menjadi tanggung jawab Dinsos. Untuk rehabilitasi itu, lanjut Idrus, pihaknya terlebih dulu melakukan pendataan terhadap Gepeng. Setelah pendataan, pihaknya akan lakukan asesmen.

"Kita jumpa dengan orangtua mereka, siapa keluarganya. Itu kalau dia anak-anak kita panggil orangtuanya. Kalau dia dikoordinir maka kita panggil koordinatornya, tapi itu jarang mereka yang mengaku dikoordinir," katanya.

Selama asesmen, mereka yang ditangkap juga ditahan di shelter. Selama penahanan, mereka diberikan pengarahan agar tidak lagi kembali jadi Gepeng.

"Kita sampaikan kepada mereka bahwa tidak mulianya kerjaan mereka, jangan meminta-minta, masih banyak usaha lain," sebutnya.

Namun kata Idrus, akan lebih baik lagi jika mereka dapat digali potensinya. "Kalau misalnya kita tahu bahwa dia keahliannya menjahit, kita siapkan lapangan kerja untuk menjahit. Kalau dia terampil dalam memasak, kita kasih modal. Tapi untuk saat ini modal inilah yang tidak dimiliki Dinas Sosial Pekanbaru," pungkasnya(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Keterbatasan Personel dan Armada, Dinsos Pekanbaru Harapkan Satpol PP Gencar Tertibkan Gepeng
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved