www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Meski Belum Masuk Ke Riau, Kadiskes Ingatkan Warga Tetap Waspada Terhadap Virus Mpox
Sabtu, 31-08-2024 - 12:46:20 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU-Oketime.com- Wabah cacar monyet atau Mpox telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun hingga saat ini virus tersebut belum dilaporkan masuk ke Riau. Sebab hingga saat ini Dinas Kesehatan (Diskes) Riau belum mendapatkan laporan temuan penyebaran virus tersebut di Riau.

"Sampai hari ini kami belum mendapat laporan virus itu (Mpox) masuk ke Riau," kata Kepala Diskes Provinsi Riau, Sri Sadono Mulyanto, Jumat (30/8/2024).

Meski belum ditemukan ada kasus Monkeypox atau Mpox yang masuk ke Riau, namun pihaknya mengingatkan kepada masyarakat Riau agar waspada. Sebab tingginya mobilitas warga Riau yang keluar masuk ke daerah lain, bahkan ke luar negeri bukan tidak mungkin virus itu sampai ke Riau.

Dokter Ibeng sapaan akrab Sri Sadono Mulyanto ini mengatakan, agar kasus Mpox tak menyebar di Riau, perlu dilakukan pencegahan untuk menangkal penyebaran Mpox.

Dalam pencegahan penularan Mpox sangat bergantung pada kebersihan diri. Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di tempat umum serta menggunakan masker dapat menjadi benteng pertahanan yang efektif.

"Selain itu, WHO dan CDC merekomendasikan pemberian vaksin diprioritaskan terutama pada Petugas laboratorium, Tenaga kesehatan di RS rujukan dan populasi berisiko," ucapnya.

Selain itu, jika ada pasien yang terindikasi terpapar virus Mpox harus segera dilakukan upaya pencegahan transmisi virus dengan meningkatkan kesadaran diri pada masyarakat serta isolasi bagi individu yang terinfeksi.

Sri Sadono menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebaran Mpox. Virus varian tersebut dapat menyebar antar manusia melalui kontak langsung cairan tubuh atau lesi.

Pola penyebaran Mpox menunjukkan gejala yang mirip dengan cacar biasa, gejalanya demam tinggi, ruam kulit yang khas, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

"Ruam yang muncul biasanya melalui wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Tapi untuk memastikannya perlu pemeriksaan secara spesifik," tutupnya.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Meski Belum Masuk Ke Riau, Kadiskes Ingatkan Warga Tetap Waspada Terhadap Virus Mpox
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved