Meski Sudah Dilatih, Namun Dishub Pekanbaru Masih Tetap Awasi Keberadaan Pak Ogah
Jumat, 16-08-2024 - 11:19:43 WIB
Riau12.com-PEKANBARU- Meskipun sejumlah Pak Ogah sudah dilatih untuk membantu mengurai kemacetan lalu lintas di u-turn yang sekarang disebut sebagai Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) oleh pihak kepolisian, namun Dishub Pekanbaru masih tetap melakukan pengawasan keberadaan Pak Ogah tersebut.
Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Yuliarso kepada Riau Pos, Kamis (16/8). Ia mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan pihak kepolisian lalu lintas satu visi terkait dengan pengelolaan lalu lintas.
Meskipun beberapa Pak Ogah yang menjadi sukarelawan pengatur lalu lintas tentunya sudah ada pertimbangan, sehingga pelaksanaan dilapangan pihaknya akan saling support. Kendati demikian, pihaknya tetap memantau atau melakukan pengawasan di lapangan.
â€Tujuan kita adalah tetap menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalulintas di jalan raya. Oleh karena itu, semua hal baik untuk masyarakat tentu kita akan berikan. Jadi direkrutnya Pak Ogah menjadi sukarelawan pengatur lalu lintas pasti semua itu sudah melalui pertimbangan -pertimbangan kami bersama, itu sudah lebih besar efek positifnya dari pada kita membiarkan keberadaannya,†ujar Yuliarso.
Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya berharap kepada Pak Ogah yang menjadi sukarelawan tersebut sifatnya sukarela. Kemudian, dari teman -teman dari polisi lalulintas telah memberikan pembekalan kepada mereka bagaimana agar situasi lalulintas itu dapat didukung oleh mereka sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
â€Jadi seperti itu, kondisi dilapangan ya monggo. Kalau saya lihat di kota-kota besar itu mereka (Pak Ogah) itu menggunakan rompi dan peluit. Kemarin mereka kan sudah dikasih rompi oleh Pak Dirlantas. Dan Pak Ogah yang direkrut menjadi sukarelawan pengatur lalu lintas itu harus mereka gunakan,†pungkasnya.
Diketahui, sebelumnya Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau merekrut 78 orang Pak Ogah yang sering beroperasi di sejumlah u-turn di jalan-jalan utama di Kota Pekanbaru. Mereka dilatih khusus untuk membantu mengurai kemacetan lalu lintas di u-turn.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :