www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Raperda KTR Digodok DPRD Pekanbaru, Asosiasi Terdampak Minta Dilibatkan
Rabu, 14-08-2024 - 14:03:57 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang tengah digodok oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Pekanbaru menuai pro dan kontra.

Pasalnya, Raperda KTR yang merupakan inisiatif Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru minim dalam pelibatan asosiasi yang terdampak jika raperda ini disahkan. 

Salah satu asosiasi yang terdampak adalah Forum Backstager Indonesia-Riau yang memprotes jika dalam proses penyusunan peraturan yang ditergetkan rampung pada akhir Agustus ini tidak pernah dilibatkan dan diajak bicara. Forum Backstager Indonesia-Riau berkeinginan bahwa pengaturan dan pembatasan yang nantinya ada di dalamnya dapat diberlakukan secara adil dan berimbang.

"Sebagai pihak yang terdampak, kami berharap dapat memberikan masukan dalam proses penyusunan Ranperda KTR ini. Tujuannya agar ke depan peraturan ini benar-benar dapat adil, berimbang dan berjalan efektif. Apalagi bahwa mengingat akan ada pengaturan zona berkegiatan dan beriklan, maka jelas ini mempengaruhi sektor ekonomi kreatif," sebut Ardy Satya, Ketua Forum Backstager Indonesia-Riau, Rabu (14/8/2024).

Menanggapi keterangan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan bahwa aktivitas penjualan dan kegiatan iklan rokok di Kota Pekanbaru bakal turut dibatasi dalam Raperda KTR ini.

Ardy menegaskan bahwa tidak sedikit masyarakat Pekanbaru, Riau khususnya yang menggantungkan hidupnya pada sektor ekonomi kreatif. Ia memaparkan bahwa pelaku ekonomi kreatif memiliki ikatan mata rantai yang akan terdampak satu dengan yang lainnya.

"Seperti di Forum Backstager Riau, keterikatan segmen event organizer ini beragam. Tenaga kerja yang terlibat juga banyak. Mulai dari belakang panggung sampai yang bergerak di iklan, promosi dan sponsorship. Kami lah unsur terdampak, yang menjadi objek pengaturan di Raperda KTR. Sehingga kami sangat berharap dapat diberi ruang untuk menyampaikan masukan kami secara resmi," ujar pria berkacamata ini.

Ardy menyadari bahwa Raperda KTR ini ditujukan untuk upaya pengendalian produk tembakau namun ia menekankan bahwa ada multiplier effect ekonomi yang perlu dipikirkan oleh pembuat kebijakan.

"Hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Ada masyarakat yang menggantungkan hidupnya. Kita sama-sama tahu dan sama-sama merasakan bahwa kondisi ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Kami berharap pemerintah peduli dan peka dengan situasi ini sehingga peraturan yang lahir tidak menindas kami," tambahnya.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Raperda KTR Digodok DPRD Pekanbaru, Asosiasi Terdampak Minta Dilibatkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved