www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Ratusan Balita Pekanbaru Alami Stunting, Pemko Butuh Puluhan Miliar Untuk Tangani
Rabu, 17-07-2024 - 11:49:36 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- PEKANBARU - Kasus stunting atau gangguan pertumbuhan terhadap anak masih menjadi perhatian. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru mencatat persentase stunting mencapai 8,7 persen.

Angka tersebut dinilai lebih baik dari jumlah stunting Provinsi Riau yaitu sebesar 13,6 persen. Meski begitu, masih ada 221 balita stunting tersebar di 15 kecamatan.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tahun ini masih berupaya menurunkan jumlah kasus stunting. Mereka membutuhkan anggaran hingga puluhan miliar untuk menurunkan jumlah penderita stunting. 

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, Pemko Pekanbaru berhasil menurunkan stunting secara drastis pada tahun lalu. Namun, pemko harus mengucurkan anggaran hingga Rp42 miliar.

"Penangangan stunting ini dijabarkan dalam 16 program dan 17 kegiatan dengan pagu sebesar Rp42,03 miliar. Usaha tersebut berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 16,8 persen menjadi 8,7 persen," kata Indra Pomi Nasution.

Ia menuturkan, upaya pencegahan stunting dilakukan mulai dari memperhatikan remaja putri, calon pengantin (catin), ibu hamil, dan anak bawah lima tahun dengan berbagai program.

Pencegahan stunting diawali dengan pemberian tablet penambah darah pada remaja putri dan ibu hamil. Hal ini guna pencegahan anemia yang akan berdampak terjadinya kasus stunting baru.

"Dinas Kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta edukasi terkait kesehatan reproduksi pada calon pengantin, melakukan skrining anemia pada remaja putri ibu hamil dan calon pengantin. Kemudian, pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dan balita untuk memenuhi kecukupan gizi," paparnya.

Kemudian, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dilakukan dengan USG di puskesmas. Pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita, serta promosi kesehatan secara masif di masyarakat.

Indra mengatakan, pemerintah kota juga melakukan upaya penyehatan lingkungan dan menyediakan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Diskes juga memberikan pelatihan bagi para tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan kasus stunting.

"Dinas kesehatan juga telah menyediakan layanan serta rujukan untuk kasus stunting yang bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah dan swasta," sebutnya.(***)

Sumber: Riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Ratusan Balita Pekanbaru Alami Stunting, Pemko Butuh Puluhan Miliar Untuk Tangani
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved