www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pemko Pekanbaru Berupaya Kendalikan Inflasi Daerah di Bawah Target Maksimal
Jumat, 28-06-2024 - 11:54:05 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, berupaya mengendalikan inflasi daerah dengan melakukan intervensi harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok. Karena harga bahan pokok mempengaruhi angka inflasi daerah.

Pemerintah kota sudah membahas langkah-langkah antisipasi untuk menekan angka inflasi. Pemko berupaya agar inflasi Kota Pekanbaru terus berada dibawah target maksimal, yakni 3,5 persen.

"Langkah-langkah antisipasi dilakukan kolaborasi dengan seluruh OPD terkait, dan juga pemerintah provinsi serta sektor swasta," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Kamis (27/6) kemarin.

Ia menuturkan, harga kebutuhan pokok di pasaran jelas mempengaruhi angka inflasi daerah. Seperti komoditi cabai yang alami kenaikan, juga mempengaruhi kenaikan angka inflasi.

Apalagi saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP juga sudah mengalami kenaikan dari pemerintah pusat menjadi Rp13.100 per kilogram, dari harga sebelumnya yang hanya Rp11.500 per kilogram.

"Maka diperlukan langkah antisipasi agar tidak berdampak terhadap kenaikan angka inflasi daerah. Disperindag, dan Dishub Pekanbaru diminta untuk melakukan pendataan angkutan bahan pokok yang masuk ke Pekanbaru," terang Ami, sapaan akrabnya.

Data itu dipersiapkan jika sewaktu-waktu adanya kenaikan harga akibat suplai dari daerah penghasil berkurang. Pemerintah kota berencana memberikan subsidi transportasi.

"Nanti untuk dinas ketahanan pangan, bisa terus melakukan gerakan pangan murah," jelasnya.

Dengan menjamin pasokan bahan pokok yang masuk ke Pekanbaru mencukupi, maka diharapkan harga bahan pokok dipasaran juga terkendali. Sehingga membuat angka inflasi daerah juga terkendali.

"Tugas kami bersama dinas perhubungan mengumpulkan distributor-distributor bahan pokok. Kita mau cek berapa armadanya, kita persiapkan untuk antisipasi jika diberikan subsidi tranportasi," jelas Ami.

Ia menyebut, salah satu penyumbang inflasi daerah juga dipengaruhi hargai cabai, bawang, dan beras. Pihaknya juga akan memantau gudang-gudang bahan pokok yang ada di Pekanbaru.

"Jangan sampai mereka melakukan penimbunan, kita harus menjamin barang itu tersedia dan harga terkendali. Saat ini angka inflasi di angka 3,30. Masih di bawah ambang batas 3,5," pungkasnya.(***)

Sumber: Haluanriau.co



 
Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru Berupaya Kendalikan Inflasi Daerah di Bawah Target Maksimal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved