www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Apel Siaga Karthula, Ajang Koordinasi Tingkatkan Kesiapsiagaan
Sabtu, 16-03-2024 - 08:45:13 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Langkah proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan kembali ditekankan oleh Pemerintah Kota (Pemko) dan Polresta Pekanbaru melalui pelaksanaan Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lapangan upacara Mal Pelayanan Publik (MPP), Jumat (15/3/2024).

Selain sebagai momentum pengecekan kendaraan dan peralatan pemadam, apel ini juga menjadi ajang koordinasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

"Sudah menjadi agenda tahunan, apel siaga Karhutla menjadi wadah bagi kita untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla," kata Setdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution dilansir pgi.

"Status siap siaga ini telah ditetapkan Pj gubernur riau sebelumnya," sambungnya.

Meskipun Pekanbaru tidak selalu menjadi yang terparah terdampak Karhutla setiap tahun, namun sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru tetap menjadi perhatian nasional.

"Kita harus mengulang kembali cerita kesuksesan beberapa tahun terakhir pencegahan Karhutla dengan dashboard lancang kuning. Sehingga, kita bisa mengantisipasi Karhutla sejak dini," tambah Indra Pomi.

Dalam upaya pencegahan, peran aktif dari para ketua RT, RW, lurah, camat, dan organisasi masyarakat siaga bencana menjadi kunci.

"Memadamkan api ketika masih kecil lebih baik daripada kita memadamkan api dalam kondisi yang sudah besar," tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru menekankan pentingnya deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya Karhutla di Pekanbaru, terutama mengingat kondisi lahan gambut yang dalam, bahkan mencapai lebih dari 3 meter di beberapa kecamatan seperti Payung Sekali dan Binawidya.

"Kami yakin dengan kerjasama semua Karhutla bisa diantisipasi dengan baik. Sehingga, Karhutla tidak terjadi dengan sangat meluas," pungkasnya.

Semangat bersama untuk menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla menjadi landasan kuat dalam upaya bersama masyarakat dan pemerintah setempat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan lestari bagi generasi mendatang.(*)

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Apel Siaga Karthula, Ajang Koordinasi Tingkatkan Kesiapsiagaan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved