Advertorial
Pemko Pekanbaru Sabet National Procurement Award 2018 dari LKPP
Selasa, 30-10-2018 - 20:30:15 WIB
Riau12.com, PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Provinsi Riau, menerima National Procurement Award 2018 atau penghargaan pengadaan nasional dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Penghargaan kategori Penerapan Standar LPSE : 2014 tingkat nasional itu diterima Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru M Noer dari Kepala LKPP Nasional Agus Prabowo, pada Rakornas Pengadaan 2018 di gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Center ITB, Bandung, Selasa (30/10/2018).
Kepala LKPP Agus Prabowo dalam sambutannya mengatakan, LKPP akan menghadapi tantangan baru untuk melakukan digitalisasi proses bisnis pengadaan ke depan. Ini semakin diperlukan seiring dengan tuntutan pelaksanaan pengadaan yang mudah, cepat, dan terpercaya.
Pada 10 tahun pertama, LKPP telah sukses melakukan elektronisasi pengadaan, misalnya melalui pengembangan aplikasi LPSE dan e-katalog. Dukungan teknologi informasi itu membuat pengadaan tidak lagi dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada kemudahan dan percepatan pelaksanaan pengadaan.
Perkembangan teknologi sekarang memungkinkan pengaplikasian big data, cloud computing, artificial intelligence, bahkan blockchain, dalam proses bisnis pengadaan. Pemanfaatan blockchain, misalnya, dapat meningkatan pelibatan banyak pihak maupun database secara berjejaring. Dengan demikian, sebuah transaksi tidak lagi bergantung pada satu sumber data, melainkan bisa diperoleh dari banyak sumber yang tergabung ke dalam jaringan.
Pada Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2018, penerapan teknologi blockchain menjadi isu utama. Selain itu juga diluncurkan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3.
Rakornas digelar pada 30-31 Oktober 2018. Seminar dan diskusi panel ini mengangkat tema Perubahan Paradigma Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pemateri pada rakor tersebut berasal dari berbagai profesi dan keahlian, seperti pakar logistik dari Singapura, LKPP, KPK dan APH. Tahun 2019 mendatang, proses pemilihan penyedia di Kabupaten Belitung akan menggunakan Aplikasi SPSE 4.3 yang meliputi e-Tender, e-Seleksi, e-Katalog, dan e-Pengadaan Langsung

Usai menerima penghargaan, M Noer menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberi LKPP. Penghargaan yang diterima, kata dia, merupakan bentuk komitmen Pemko Pekanbaru dalam penerapan standar pelelangan barang dan jasa pemerintah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
"Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus berbuat maksimal sebagai bentuk perwujudan komitmen pemko dalam melaksanakan pemerintahan yang bersih di bawah komando Walikota bapak DR H Firdaus ST MT," harapnya.
Karena menurut M Noer, Sistem Pengadaan Secara Elektronik dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah. "Sehingga dapat meminimalisir peluang terjadinya praktek KKN," tegasnya.
Lebih jauh disampaikan M Noer, selain pemko, penghargaan serupa juga diterima Kabupaten Siak dan Pelalawan.
"Alhamdulillah, penghargaan tingkat nasional ini kita dapatkan bersama dua kabupaten tetangga, Pelalawan dan Siak," tutupnya.
Penghargaan National Procurement Award merupakan bentuk apresiasi dari LKPP kepada pemerintah daerah yang telah menerapkan standar pelelangan melalui LPSE, sekaligus sebagai dorongan kepada seluruh K/L/D/I untuk meningkatkan kualitas LPSE dalam membenahi sektor pengadaan barang dan jasa.(Adv)
Komentar Anda :