www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Ini Alasan Pemprov Riau Akui Sulit Bantu Lombok Seperti Instruksi Mendagri
Jumat, 24-08-2018 - 06:45:15 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengaku mengalami defisit anggaran hingga Rp 1 triliun sehingga sulit untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Pemprov Riau Ahmad Hijazi di Pekanbaru, Kamis (23/8/2018). "Ini bukan mau tidak mau, patut tidak patut, solid tidak solid, dan loyal atau tidak loyal. Masalahnya kita kesulitan keuangan," kata dia, seperti dikutip dari Antara. Dia mengungkapkan, bahwa dalam hitungannya tahun 2017 saja ada total Rp 360 miliar dana perimbangan yang mestinya diterima tahun ini. Kemudian ada juga "windfall" harga minyak dunia yang naik dari 45 dollar AS menjadi 70 dollar AS per barel yang tidak bisa diterima tahun ini karena tidak ada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018. Meski begitu, menurutnya, Provinsi Riau tetap memerhatikan korban terdampak gempa Lombok. Oleh karena itu, pihaknya masih mengupayakan cara lain serta melakukan konsultasi dengan kementerian dalam negeri soal bantuan keuangan tersebut. "Kita menghargai arahan pemerintah pusat tapi kita harus jelaskan juga kondisi kita, kalaulah uang kita disalurkan tahun ini tentu kita bisa. Kalau tak disalurkan uang apa yang mau kita beri dalam bantuan keuangan," ujarnya. Ahmad mengatakan, Pemprov Riau berencana memberi bantuan non-keuangan seperti obat-obatan dan sebagainya melalui Dinas Kesehatan. Nanti kita koordinasikan juga dengan organisasi perangkat daerah yang ada dan pemangku kepentingan terkait. Sudah ada juga unsur-unsur masyarakat yang bergerak, sudah ada juga posko-posko, ingin minta fasilitas posko silahkan," ungkapnya. Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengirimkan surat ke pemerintah daerah tertanggal 20 Agustus. Surat itu ditujukan kepada pemerintah perihal bantuan keuangan untuk Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka penanganan masyarakat terdampak bencana alam.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Ini Alasan Pemprov Riau Akui Sulit Bantu Lombok Seperti Instruksi Mendagri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved