www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
RTRW Masih Buram di KLHK, Legislator Ini Minta Presiden Turun Tangan Menyelesaikannya
Rabu, 03-01-2018 - 11:11:12 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- Masih buram dan tidak jelasnya RTRW di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membuat legislator Riau Suhardiman meminta Presiden RI, Joko Widodo untuk turun tangan dalam menyelesaikan. Presiden harus membantu agar ada kepastian pengesahan RTRW Provinsi Riau "Saya rasa sudah waktunya presiden turun tangan dalam menyelesaikan RTRW Riau ini. Persoalannya terganjal di anak buahnya, menteri LHK," kata Suhardiman Amby, anggota DPRD Riau dari Partai Hanura, Selasa (02/01/18). Dari laporan yang diterimanya, Menteri LHK, Siti Nurbaya tidak mau menyetujui RTRW Riau sebelum Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLSH) diselesaikan. KLHS yang diminta pun mesti melibatkan NGO asing. "KLHS itu kan hanya semacam kajian, kalau di Perda nya tu semacam naskah akademik. Saya lihat ada konspirasi tersembunyi, jangan salahkan Riau kalau Riau bergejolak nantinya. Ya tidak tertutup kemungkinan juga begitu, Gerakan Riau Merdeka," ungkapnya. Dalam aturan yang ia pahami, memasukkan NGO Asing tidak boleh dalam sebuah pembahasan, apalagi itu berkaitan RTRW. Politisi Hanura ini lantas mencurigai, ada pesanan asing dalam RTRW Riau. "Pusat tidak perlu lah sensitif dengan Provinsi Riau yang merupakan salah satu provinsi penyumbang terbanyak untuk Indonesia. Wajar saja orang tua dulu membuat Gerakan Riau Merdeka. Hasil bumi, minyak, pajak ekspor dan lainnya dikuras pusat sementara tanaman ilegal yang 1,4 juta hektar di Riau sama sekali tidak pernah diproses," tandasnya.(r12/rtc)



 
Berita Lainnya :
  • RTRW Masih Buram di KLHK, Legislator Ini Minta Presiden Turun Tangan Menyelesaikannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved