www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kurun 4 Tahun, Tercatat 80 Pasutri Ikuti Program Bayi Tabung di RS PMC Pekanbaru
Senin, 13-11-2017 - 13:30:15 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Sekitar 80 pasutri di wilayah Riau telah ikuti program bayi tabung PMC. Hasil yang didapatkan juga cukup memuaskan, dimana hanya sedikit yang mengalami kegagalan karena keguguran dan faktor lainnya.

Ihsan Suheimi SpOG, Clinician Fertility / IVF (bayi tabung) di RS PMC menjelaskan Bayi Tabung PMC resmi dihadirkan sebagai pilihan alternatif masyarakat yang hendak memiliki momongan. Saat ini layanan ini 100 persen sudah dapat dilakukan di PMC sendiri.

"Saat ini kita sudah dapat melakukan program ini di PMC langsung. Sebab, sejak awal 2017 lalu kita sudah resmi buka klinik Bayi Tabung yang juga langsung diresmikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir," jelasnya.

Diinformasikannya, sejak hadir layanan yang diklaim satu-satunya di wilayah Sumatera ini, peminat bayu tabung terus meningkat. Dimana tepat diresmikannya klinik Bayi Tabung lalu, pihaknya mencatat sekitar 54 pasien. Sementara saat ini jumlahnya meningkat hingga 80 pasien.

Program bayi tabung PMC ini di lakukan dengan dua cara yaitu Long Protocol dan Short Protocol. Dimana dua cara ini difaktori kondisi sang ibu. Namun, saat ini pihaknya banyak menggunakan cara Short Protocol karena rendah resiko dan lebih terjangkau.

"Mulanya kita akan operasi petik ovum untuk mendapatkan indung telur yang paling matang dan siap untuk dibuahi dan dijadikan embrio. Kemudian menyatukan antara bibit laki-laki dan perempuan hingga menjadi embrio. Terakhir kita lakukan tranfer embrio tersebut ke dalam rahim sang ibu," rincinya.

Bukan hanya sampai disitu, pihaknya hanya akan memasukkan dua embrio ke rahim sang ibu. Ini dilakukan mengurangi resiko terjadinya bayi kembar. Sebab hamil tunggal akan menghasilkan hasil yang lebih maksimal dalam program ini.

"Sisa embrio lainnya akan kita simpan dalam cryopreservation (ruang simpan beku) yang bisa disimpan hingga 5 tahun ke depan. Sehingga jika pasien ingin memiliki keturunan lagi kita hanya akan langsung memasukkan embrio tersebut. Jadi lebih mudah dan optimal, malahan lebih terjangkau sebab tak perlu mengeluarkan biaya terlalu banyak," tuturnya.

Terkait biaya, bayi tabung ini dapat diikuti oleh pasien dengan biaya mulai dari Rp60 jutaan. Ini sudah termasuk obat stimulasi, OPU-ICSI-ET, Konsul dokter+USG 4-5 kali, check hormon dan labor serta penguatan setelah ET.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Kurun 4 Tahun, Tercatat 80 Pasutri Ikuti Program Bayi Tabung di RS PMC Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved