www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pemprov Riau Lakukan Ini Mengatasi Kelangkaan Gas Elpiji Bersubsidi
Senin, 13-11-2017 - 11:45:12 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Menanggapi persoalan gas elpiji 3 kilogram yang langka dan mahal di Riau, Pemprov Riau menggelar rapat. Rapat tersebut melibatkan Pertamina, Hismawa Migas, Kepolisian, Satpol PP dan Pemko Pekanbaru, Senin (13/11/2017).

Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Riau, Darusman, mengatakan, rapat ini guna membahas pengawasan atau razia rutin pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di Riau, khususnya di Pekanbaru. ‎

"Razia rutin ini menindaklanjuti kelangkaan dan mahalnya gas elpiji belakangan ini. Dalam razia kita akan melibatkan semua unsur, termasuk Pertamina, Hismawa Migas, Kepolisian dan Satpol PP. Tujuannya agar memberi efek jera kepada pelaku penimbunan dan penjual gas yang nakal," tegasnya.

Lebih lanjut diterangkan Darusman, kelangkaan gas subsidi di Pekanbaru tak lepas dari banyaknya warga perbatasan yang menyerbu gas 3 kilogram di Pekanbaru. Seperti di Simpang Baru, Panam, Tampan, Pekanbaru.

"Atas kondisi itu maka terjadi kelangkaan di Pekanbaru, khususnya di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kampar. Namun di Kampar malah sebaliknya kelebihan kuota gas," beber mantan Kepala Biro Humas, Protokol dan Kerjasama Setdaprov Riau ini. ‎

Penyebab lain kelangkaan ini dikarenakan banyaknya pengusaha besar di Pekanbaru menggunakan gas subsidi, seharusnya mereka menggunakan gas non subsidi.

"Karena pengusaha ini mau mencari keuntungan, makanya mereka kerap menggunakan gas subsidi milik warga kurang kurang mampu. Ini juga akan kita lakukan pengawasan," ‎bebernya.
‎
Termasuk juga akibat kebijakan SSK Migas yang mengurangi kuota gas elpiji provinsi Riau. Namun Darusman mengaku pihaknya sudah meminta kepada SSK Migas agar jangan sampai terjadi pengurangan kuota untuk Riau.

"Dari 136,262 Metrik Ton (MT), kuota Riau dikurang 30 MT. Ini juga akan menjadi pembahasan kita," sebutnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penjualan gas di atas Harga Eceran Teringgi (HET) Rp18 ribu. Menurutnya ini disebabkan karena banyak pangkalan menjual gas subsidi kepada pedagang kecil, sehingga pedagang menjual gas sampai Rp35 ribu hingga Rp40 ribu.

"Kondisi itu lah yang menjadi fokus razia rutin kita nanti. Dan tim tidak segan-segan memberi sanksi tegas kepada penjual nakal maupun penimbun gas subsidi‎," tegasnya.(r12/ckp)



 
Berita Lainnya :
  • Pemprov Riau Lakukan Ini Mengatasi Kelangkaan Gas Elpiji Bersubsidi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved