www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pembangunan Rumah Bersubsidi di Riau Terganggu Akibat Belum Jelasnya RT RW
Senin, 14-08-2017 - 15:12:13 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Pada tahun ini, Pembangunan rumah bersubsidi di Riau ditargetkan sebanyak 10.000 unit. Rumah bersubsidi ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang penghasilannya rendah.

Wakil Sekretaris Jendral DPP Real Estate Indonesia (REI) Jhon Satri menyebutkan bahwa untuk mencapai target Riau tersebut perlu upaya yang besar. Pasalnya saat ini pembangunan tersebut masih terus terkendala Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi yang belum jelas kapan disahkan.

"Dari target 10 ribu di rumah tersebut, hingga semester pertama baru 40 persen saja," kata Jhon pada Senin (14/8/2017).

Jhon mengatakan bahwa persoalan mendapatkan izin menjadi permasalahan utama pengembang sulit mecapai target realisasi. Karena untuk membangun perumahan diperlukan sejumlah perizinan yang kewenangannya berada di Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Persoalannya jika RTRW Provinsi belum jelas, kabupaten/kota tidak bisa mengeluarkan izin yang baru," ujar Jhon.

Efek terhambatnya perizinan ini bagi perumaham cukup banyak. Di antaranya pengembang tidak bisa menyiapkan pembangunan rumah bersubsidi kepada masyarakat. Pembiayaan konsumen dari perbankan juga tidak bisa dilakukan.

"Selain pembangunan, sektor usaha pendukung properti juga berdampak. Seperti toko bangunan dan pelaku usahanya," terang Jhon.

Padahal sebelum adanya persoalan RTRW ini, Riau merupakan daerah yang memiliki pertumbuhan perumahan paling baik di Sumatera. Untuk mencapai target 12.000 unit, bagi pengembang di Riau bukanlah hal yang sulit.

"Kita berharap RTRW ini bisa segera selesai dan jangan ada kepentingan-kepentingan yang membuat penyelesaiannya tertahan," tutup Jhon. (r12/ckp)



 
Berita Lainnya :
  • Pembangunan Rumah Bersubsidi di Riau Terganggu Akibat Belum Jelasnya RT RW
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved