www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Empat Tahun Terakhir, Produksi Minyak Riau Terus Merosot
Kamis, 27-07-2017 - 19:28:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Anjloknya harga minyak dunia menjadi penyebab yang disertai pengurangan hasil produksi untuk menghindari kerugian biaya operasional.

Hal itu dapat dilihat dari tabel data yang disampaikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau. Dimana dari tahun ke tahun terus berkurang hasil produksi minyaknya.

"Memang dalam kurun waktu empat tahun terakhir kita memang terus mengalami penurunan," ungkap Kepala ESDM Riau Syahrial Abdi, Kamis (27/7/17).

Akibat menurunnya hasil produksi minyak yang menjadi sektor handalan di Riau tersebut jelas berpengaruh. Baik Pemerintah Provinsi mau pun tiga dari delapan kabupaten yang memiliki hasil minyak. Seperti Bengkalis, Siak dan Rohil. Sementara sisanya, Inhu, Kampar, Rohul, Pelalawan dan Kepulauan Meranti meski terkena imbas namun tak terlalu besar karen produksinya tak terlalu besar.

Pasalnya, ketiga daerah seperti Bengkalis, Siak dan Rohil tersebut, sebanyak 63 persen APBD mereka bergantung bergantung pada Dan Bagi Hasil (DBH) minyak.

Ada pun tabel data produksi minyak tersebut yakni, pada 2013 produksi Barel Bagian Total Lifting (BBTL) terdapat 126.556.611,67 barel, 2014 turun menjadi 119.433.077,73 barel, 2015 turun menjadi 111.064.878,01 barel.

Kemudian 2016 turun lagi menjadi 98.892.755,91 barel. Sedangkan pada semester pertama tahun 2017, produksi minyak bumi baik yang dikelola Chevron dan BUMD berada diangka 21.862.029,44 barel.

Lebih lanjut disampaikannya, data produksi minyak di Riau merupakan rill time yang dapat diakses setiap saat, karena Riau sudah mendapat password untuk mengakses berapa lifting minyak bumi Riau yang diproduksi.

"Kita sudah diberi paswordnya sejak Maret 2016 lalu. Jadi sudah bisa mengakses produksi minyak Riau, dan kita tahu lifting berapa dan produksi berapa. Dan password akses itu Riau pertama diberi oleh SKK Migas," ungkap Syahrial.

‎Dengan kemudahan itu, sebut dia, rekonsialisasi lifting minyak Riau ke Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan sudah bisa membawanya secara langsung. Dimana sebelumnya Pemprov Riau hanya disodorkan kertas kerja baru direkon.

"‎Kalau sekarang kita sudah bisa membuat data perbandingan dengan SKK Migas sebelum direkon ke kementerian. Dulu kita taunya hanya mendapatkan 10 persen dari DBH, berapa-berapa produksi minyak Riau tidak tahu," pungkasnya. (r12/ra)



 
Berita Lainnya :
  • Empat Tahun Terakhir, Produksi Minyak Riau Terus Merosot
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved