www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Duh, 52 Titik Panas Kepung Sumatera, di Riau Ada 3 Titik
Selasa, 06-06-2017 - 19:01:03 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Badan Meteorologim Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis deteksi hotspot (titik panas) di belahan Sumatera, Selasa (6/6/2017). Sumatera dikepung 52 titik panas dan tersebar di beberapa provinsi.

Sebaran hotspot tertinggi ada di Jambi sebanyak 17 titik. Lalu Bengkulu 12 titik, Sumsel 7 titik, Lampung 6 titik, Sumut 3 titik, Sumbar 3 titik, Bangka Belitung (Babel) 1 titik.

Sedangkan Riau hanya ada 3 titik. Tersebar di Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Rokan Hilir masing-masing satu titik.

Kepala Seksi (Kasi) Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet, menyebutkan untuk cuaca Riau pada hari ini umumnya tetap cerah berawan.

Namun potensi hujan dengan intensitas ringan masih berkemungkinan turun. "Hujannya bersifat lokal di sebagian wilayah Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti pada sore atau malam hari," sebutnya.

Berdasarkan prediksi BMKG Stasiun Pekanbaru, Provinsi Riau akan memasuki musim kemarau pada Juni 2017 ini.

Terlihat di beberapa wilayah di Provinsi Riau tidak mengalami hujan dalam beberapa hari terakhir. "Hawa" panas atau musim kemarau sudah mulai terasa.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Provinsi Riau bersama pihak terkait menguatkan koordinasi untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejauh ini, beberapa kali pertemuan, kebakaran lahan sejak 2017 di Riau cukup menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain penguatan koordinasi dan reaksi cepat tim di lapangan, faktor hujan juga cukup besar membantu penanggulangan kebakaran lahan di Riau.

Memasuki Juni 2017 ini, Pemprov melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau terus menguatkan tim di lapangan. "Koordinasi mulai dari tingkat Pusat hingga kabupaten dan kota terus kita kuatkan," kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger.(r12/snj)



 
Berita Lainnya :
  • Duh, 52 Titik Panas Kepung Sumatera, di Riau Ada 3 Titik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved