www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Gubernur se Indonesia Latihan Perang di Natuna Kecuali Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman
Sabtu, 20-05-2017 - 14:18:09 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Sebanyak 23 gubernur seluruh Indonesia, selama dua hari ini berada di Natuna, Kepri, sempena silaturahmi Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Panglima TNI.

Ketua APPSI, Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, kegiatan ini akan berefek kepada sesuatu yang sangat dalam bagi kepentingan dan tugas kenegaraan. Apapun aktivitas, semua muara tetap menjaga keutuhan negara.

"Menjaga keutuhan itu tidak boleh hanya di pikiran, tapi harus di hati dan di batin kita," kata Gubernur Sulawesi Selatan ini.

Aktivitas ini juga, kata Syahrul, juga meyakinkan para gubernur begitu pentingnya menjaga negeri ini. Idealisme kenegaraan harus terus dikonsolidasikan.

Syahrul juga menyebutakn kebersamaan antara semua pihak sangat penting. Karena dengan kebersamaan, kompleksitas bangsa yang besar ini bisa dijaga.

"Para gubernur harus ada korsa untuk menghadapi tantangan terkini. Juga harus menjaga amanah yang diberikan, sekaligus menjaga rakyat dan melindungi rakyat," kata Syahrul.

Korsa adalah istilah militer untuk kesetiakawanan dan soliditas. Para gubernur tampak akrab dalam menjalani serangkaian "latihan perang" itu. Tampak kebersamaan terbangun di antara mereka. Apalagi ketika meneriakkan yel-yel penyemangat.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun selaku tuan rumah dalam acara itu.

"Kita negara yang sangat besar. Dari Sabang sampai Merauke perlu kebersamaan untuk menjaga keutuhan negeri ini," kata Nurdin di sela-sela latihan menembak dalam rangkaian aktivitas para gubernur di Natuna sebagaimana dirilis Humas Pemprov Kepri.

Sebanyak 23 Gubernur hadir pada kegiatan tersebut, termasuk Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Belum diketahui juga alasan kenapa Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman tidak turut serta, padahal letak Provinsi Riau sangat dekat dengan Riau Kepri.
 
Namun sebelumnya dikabarkan, Andi Rachman masih melakukan ibadah umrah dan cuti selama 5 hari.

Mereka yang hadir adalah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jatim Sukarwo, Gubernur Maluku Said Assagef, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Sumut T Ery Nurradi, Gubernur Sultra Nur Alam.

Kemudian Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Hadir juga Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Kaltim Awang Faruk, Gubernur Sumsel Alex Nurdin, Gubernur Kaltara Irianro Lambrie, Gubernur Jambi Zumi Zola, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Gubernur Sulut Olly Dondonkambey serta Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. sebagai tuan rumah Nurdin berterima kasih kepada TNI karena membawa langsung para gubernur untuk melihat perbatasan negeri ini di kawasan utara.

Para gubernur memang mengikuti serangkaian latihan "perang", seperti menembak dan aktivitas TNI lainnya.

Bahkan Jumat besok ikut menyaksikan latihan perang Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) bersama Presiden Joko Widodo di Tanjungdatok.

Sebelum ke Natuna, para Gubernur terlebih dahulu berkumpul di Jakarta. Kamis pagi.

Para Gubernur menjalani serangkaian kegiatan di Halim Perdana Kusuma. Dari Halim, rombongan terbang ke Natuna untuk serangkaian kegiatan TNI.

Di Natuna, para Gubernur tidak didampingi ajudan dan protokoler. Sekitar pukul 09.00 pesawat TNI AU bertolak dari Halim menuju Bandara Raden Sadjad, Ranai. Pada pukul 10.50, pesawat mendarat di bandara.

Sebelum mendarat, dua pesawat tempur F-16 menjemput pesawat TNI AU membawa rombongan gubernur menuju Natuna. Beberapa menit sebelum mendarat di Pangkalan Udara Ranai, dua F-16 langsung take off dari Ranai melakukan penjemputan.
Setelah menjalankan serangkaian "latihan perang", para gubernur menginap di KRI.

Mereka menginap tanpa didampingi ajudan atau protokol. Mereka hanya membawa satu tas ransel yang sudah disediakan, lengkap dengan pakaian hingga Jumat (19/5) petang untuk kembali lagi ke Jakarta. (r12/gosumut)



 
Berita Lainnya :
  • Gubernur se Indonesia Latihan Perang di Natuna Kecuali Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved