www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pemerintah Anggarkan Rp100 Miliar untuk Restorasi Lahan Gambut 8 Kabupaten di Riau
Rabu, 17-05-2017 - 20:33:15 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SIAK-Untuk memperbaiki ribuan hektare lahan gambut yang rusak akibat kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di Provinsi Riau, pemerintah pusat melalui Badan Restorasi Gambut (BRG) RI mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar untuk tahun 2017 ini. 

Dana sebesar itu difokuskan memperbaiki lahan gambut yang berada di depalan kabupaten/kota di Provinsi Riau diantaranya, Siak, Kepulauan Meranti, Dumai, Bengkalis, Indragiri Hilir, Pelalawan, Rokan Hilir dan Kampar.

"Kita sudah alokasikan dana Rp865 miliar untuk restorasi gambut di tujuh provinsi tahun ini, khusus untuk Riau dianggarkan Rp100 miliar," kata Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) RI Nazir Foead, usai mengunjungi Danau Naga Sakti di Kampung Dosan Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (16/5/2017) kemarin.

Pada kesempatan itu, sekitar 20 anggota Inisiatif Lahan Gambut Global (Global Peatlands Initiatives-GPI) dari Kongo, Belanda, Italy, Inggris, Rumania dan Malaysia juga datang ke Siak bersama rombongan BRG RI didampingi Wakil Bupati Siak H Alfedri. Tampak juga Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Yulwiriati Moesa serta sejumlah pejabat Pemkab Siak lainnya.

Dikatakan Foead, anggaran Rp865 miliar untuk restorasi gambut tahun 2017 ini digunakan untuk memperbaiki lahan gambut sekitar 400.000 hektar lebih yang rusak akibat karlahut.

"Target restorasi gambut untuk tahun ini, selain Provinsi Riau, juga Jambi, Sumsel, Kalteng, Kalsel, Kalbar dan Papua," ujarnya.

Deputi II BRG RI Alue Dohong menambahkan, selain membangun kanal blocking dan embung, anggaran sebesar itu juga digunakan untuk membangun sumur bor disejumlah desa di Riau, khususnya yang berada di sekitar lahan gambut.

"Awalnya untuk Riau 7 kabupaten/kota target kita, tapi Kampar akhirnya juga masuk karena ada program yang sudah kita laksanakan di Rimbo Panjang yang ditinjau Pak Presiden beberapa waktu lalu," jelas Alue.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Badan Restorasi Gambut, lanjutnya, maka lembaga non struktural yang langsung dipertanggung jawabkan ke presiden itu mempunyai tugas mengkoordinasikan dan memfasilitasi restorasi gambut.

"Target kita 30 persen 2016, 20 persen tahun 2017, 2018 dan 2019. Ditambah 10 persen tahun 2020 dari total 2.492.527 hektar lahan gambut yang harus direstorasi dalam lima tahun kedepan," tambahnya.

Dia menekankan juga kepada perusahaan yang beroperasi di Riau agar lebih memfokuskan untuk membantu masyarakat guna mengantisipasi terjadinya karhutla.

"Sesuai arahan Pak Presiden, bagi perusahaan yang terbukti sengaja membakar lahan maka izinya akan dicabut. Kita harap CSR perusahaan bisa dibangun kanal blocking di lahan mereka dan masyarakat sekitar guna mengantisipasi karlahut," jelasnya.

Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Yulwiriati Moesa mengatakan, dana sebesar Rp100 miliar untuk restorasi gambut di delapan kabupaten/kota di Riau tahun 2017 ini langsung dilaksanakan BRG. Sejauh ini, kegiatan yang dilakukan BRG masih sebatas sosialisasi.

"Dana restorasi gambut itu langsung dikelola BRG, bukan kita yang mengelola. Kegiatan BRG masih sosialisasi seperti ke Siak kemaren dan beberapa waktu lalu juga ke Meranti. Kalau kegiatan fisik seperti membangun kanal blocking, embung dan sumur bor sampai saat ini setahu saya belum ada," imbuhnya.(r12/gr)



 
Berita Lainnya :
  • Pemerintah Anggarkan Rp100 Miliar untuk Restorasi Lahan Gambut 8 Kabupaten di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved