Bong Sabu Ditemukan Di DPRD, Gubri Minta Pegawai Pemprov Ditest Urine
Kamis, 15-09-2016 - 19:28:09 WIB
Riau12.com - PEKANBARU - Pasca temuan bong sabu-sabu di DPRD Riau, membuat keprihatinan tersendiri bagi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Orang nomor satu di Riau ini bahkan mengaku telah meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) mengkaji rencana test urine di lingkungan pemerintah provinsi.
"Kepegawaian sedang mempersiapkannya. Tentunya kita berharap hal serupa tidak terjadi baik di DPRD Riau mau pun di Pemprov," kata Andi Rachman (sapaan akrabnya), Kamis (15/9/16).
Tidak sampai disitu, gubernur juga meminta kepada Satpol PP juga meningkatkan kewaspadaan. Tidak hanya masalah narkoba, termasuk soal kerawanan lainnya.
"Pengamanannya harus lebih ektra lagi. Apalagi sudah masuk ruangan tertentu. Kita minta Satpol PP melakukan pengawasan," ungkap Andi lagi. Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Asrizal mengaku sedang mengkaji rencana test urine tersebut. Hanya saja dukungan anggaran kegiatan test urine tersebut belum ada anggaran.
Karena itu menurutnya, pihaknya akan mengupayakan mengusulkan anggaran test urine tersebut pada APBD-Perubahan 2016 ini. Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Riau pun juga sudah dikomunikasikan.
"Artinya dibutuhkan anggaran untuk melaksanakan test urine. Kitakan tak ada anggaran di murni 2016. Nanti kita akan coba melakukan itu kalau ada dukungan anggaran. Kita sudah berkonsultasi dengan BNNP. Kita sedang menghitung anggaran, nanti kita upayakan masuk ke perubahan," papar Asrizal.(r12/rt)
Komentar Anda :