Pembangunan Pasar Cik Puan Boleh Dilanjutkan Asalkan....
Riau12.com-PEKANBARU-Hingga saat ini kejelasan pembangunan Pasar Cik Puan masih tanda tanya besar. Pasalnya masih terkendala adminitsrasi yang belum terselesaikan antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Pemerintah Provinsi terkait persoalan aset.
Pembangunan gedung pasar tradisional Cik Puan hingga selesai ditaksir akan menghabiskan dana mencapai Rp50 miliar. Sementara saat ini, dana yang sudah dihabiskan mencapai Rp20 miliar lebih yang dimasukkan pada APBD 2010-2011.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus ST MT ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan sejauh ini pihaknya belum melakukan perencanaan kelanjutan pembangunan pasar Cik Puan, meski telah melakukan pembicaraan dengan Gubernur Riau.
"Kami memang sudah komunikasi dengan Pak Gubri. Kalau untuk tataran Wali Kota dan Gubri sudah tidak ada masalah, semuanya sudah oke, hanya administrasi saja yang belum selesai. Ini yang menyelesaikannya tataran staf," kata Firdaus, Jumat (3/6/2016).
Dikatakannya, terkait kebijakan, sudah tidak ada masalah lagi. Hanya terkait kepemilikan aset yang belum bisa terselesaikan, sejauh ini pembicaraan secara lisan dia dengan Gubri sudah tak ada masalah lagi.
"Kalau secara lisan saja sudah oke, namun ada administrasi yang belum tuntas. Kami belum menyelesaikan permasalahan ini secara cepat, jika sudah tuntas, maka kami baru bisa mengambil keputusan pembangunan Pasar Cik Puan untuk menguntungan semua pihak, baik dari pemerintah, pedagang dan masyarakat. Oleh karena itu, status asetnya mesti harus di-clear-kan terlebih dahulu," kata Firdaus.
Pemrov Riau Tak Ada Menghalang-halangi
Sementara itu, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan, kelanjutan pembangunan Pasar Cik Puan menunggu rencana Pemerintah Kota Pekanbaru. Sebab, dalam pembangunan pasar tersebut terdapat perbedaan pandangan dari berbagai kalangan.
"Kelanjutan Pembangunan, Pemko Pekanbaru yang belum duduk dengan anggota DPRD dan para pedagang," ujarnya.
Diakui Andi Rahman, pihak Pemko telah melakukan koordinasi dengan Pemprov Riau. Ditambahkan Andi, dirinya tidak pernah mengahalang-halangi kelanjutan pembangunan pasar Cuk Puan
"Tidak ada tarik ulur. Saya sudah ngomong dengan Wali Kota. Kalau siap silakan, mau seperti apa scene-nya. Kalau pakai (bangunan) yang lama, silakan lanjut, tapi kalau bangun yang baru, kita harus dudukkan dulu," jelasnya.
Lanjut Gubri, sejauh ini dirinya memang belum menawarkan apa pun kepada Pemko Pekanbaru untuk kelanjutan pembangunan pasar tersebut. Karena, dari Pemko Pekanbaru belum menawarkan rencana pembangunan pasar tersebut seperti apa. Dilanjutkan atau dirobohkan dan diganti dengan bangunan baru.
"Pemko harus duduk dulu dengan DPRD dan pedagang. Mengapa karena jika bangunan itu dirobohkan, di sana sudah ada investasi APBD. Apakah DPRD-nya setuju kalau dihapus atau seperti apa nanti, diaturlah sesuai perundang-undangan yang berlaku itu bagaimana, dan apabila dirobohkan, Pemko dan Pemprov harus duduk bersama karena masalah aset tidak masalah. Sebab Pak Wali sudah menyampaikan itu punya provinsi semua," Imbuh Andi.(r12/Rp)
Komentar Anda :