Riau12.com-PEKANBARU-Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau mengatakan realisasi investasi di daerah berjuluk "Bumi Lancang Kuning" ini mencapai Rp1,927 triliun pada triwulan I-2016.
"Untuk penanaman modal dalam negeri mencapai Rp1.336,96 miliar, sedangkan penanaman modal asing mencapai Rp590,184 miliar," kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Provinsi Riau, Ismaili Fauzi seperti dilansir Antara di Pekanbaru, Jumat.
Ia menjelaskan, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berasal dari 38 proyek. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) ada 46 proyek yang terealisasi.
"Perusaahan yang investasi di Riau saat ini sebanyak 900 perusahaan dan paling banyak investasi pada sektor infrastruktur, sedangkan perusahaan yang menjadi unggulan masih industrik kehutanan seperti RAPP, Indah Kiat dan sejauh ini kesemuanya itu termasuk perusahaan besar," katanya lagi.
Ia menjelaskan untuk target investasi di Provinsi Riau tahun ini sebagaimana yang ditargetkan nasional pada tahun ini adalah sebesar Rp18,5 triliun, dengan begitu pencapaian realisasi investasi pada triwulan I baru sekitar 10 persen dari target.
Dikatakannya beberapa rencana investasi yang sudah masuk ke Riau, namun belum bisa direalisasikan salah satu sebab utamanya karena belum rampungnya Rencana Tata Ruang dan Wilayah Provinsi (RTRWP).
"Sebenarnya itu ada sekitar Rp66 triliun rencana investasi yang sudah masuk, tapi belum terealisasi seluruhnya. Jika permasalahan RTRW tersebut rampung secepatnya, target itu akan bisa tercapai," katanya.
Ia menjelaskan pada realisasi triwulan I-2016 untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Riau setempat menduduki peringkat ke-12 dari 34 Provinsi di Indonesia, sementara Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat teratas dengan nilai investasi Rp13 triliun.
"Realisasi investasi PMDN terbaik di Jawa Timur, karena infrastrukturnya bagus, jalannya tol, listrik juga begitu bebas hambatanlah, memang terbaik dari dulu. Namun, Riau menduduki peringkat kedua untuk investasi di Sumatera," katanya menambahkan.
Sedangkan dari sisi nilai PMA, Riau berada diperingkat ke-16 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia, yang terbaik yakni Sumetera Selatan. Begitu juga nilai investasi untuk di Sumatera, Sumatera Selatan berada di peringkat teratas sedangkan Provinsi Riau berada Riau di urutan Ke-2.
"Tahun lalu kita peringkat pertama di Sumatera, sebenarnya investasi yang masuk di Riau cukup besar namun terhalang karena Rancangan Tata Ruang Wilayah yang belum rampung," katanya lagi.(r12)
Komentar Anda :