Titik Api Masih Hantui Riau
Minggu, 08-05-2016 - 13:31:04 WIB
 |
Ilustrasi
|
Riau12.com-Kondisi hujan dan bermunculannya titik api di Provinsi Riau masih setia menemani. Sejatinya perlu menjadi perhatian agar tidak berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Hasil pantauan satelit Terra-Aqua Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Kamis (5/5) sore kemarin menyatakan, di Sumatera saat ini terdeteksi 18 titik hotspot. Hal tersebut sebagian besar berada di wilayah Provinsi Riau.
18 titik hotspot itu tersebar di beberapa Kabupaten, di antaranya Kabupaten Indragiri Hilir 8 titik, Pelalawan 5 titik, Bengkalis 2 titik dan Meranti satu titik. Slamet Riyadi, selaku Kasi Data dan Informatika BMKG stasiun Pekanbaru mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkelanjutan.
"Sehari sebelumnya, hotspot di Provinsi Riau kembali membara. Pasalnya BMKG mencatat 14 titik di Riau, jumlah ini terbanyak di Sumatera. Hotspot Sumatera terdeteksi ada 17 titik. Paling banyak di Riau 14 titik, kemudian Sumsel (Sumatera Selatan) dua titik, dan Jambi satu titik," urainya.
Hotspot Riau tersebar di beberapa kabupaten, antara lain Indragiri Hilir (Inhil) tiga titik, Rokan Hilir (Rohil) enam titik, Meranti dengan Pelalawan sama-sama dua titik, dan Siak satu titik. Tetapi hotspot yang confidence atau tingkat kepercayaannya di level lebih 70 persen hanya ada lima. Inhil dengan Pelalawan masing-masing satu titik, dan Rohil tiga titik.
Kondisi ini belum tergolong mengkhawatirkan, karena hingga kini belum mempengaruhi jarak pandang jarak pandang di Kota Pekanbaru, Rengat, Dumai dan Pelalawan. Jarak pandang di Pekanbaru berjarak 10 km, Rengat 9 km, Dumai 10 km, dan Pelalawan 5 km begitu juga di beberapa daerah lainnya. Kendati demikian, langkah antisipasi memang tetap perlu menjadi perhatian pihak-pihak terkait. Sehingga langkah penanganan terhadap kerawanan kebakaran lahan dan hutan dapat maksimal.(r12/rp)
Komentar Anda :