www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Plt Gubri Kecewa pada Dinas dan SKPD Karena...
Jumat, 06-05-2016 - 08:29:52 WIB
Arsyadjuliandi Rahman
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Diketahui, hasil evaluasi di seluruh SKPD untuk realisasi fisik baru mencapai 12 persen, sedangkan untuk realisasi keuangan baru mencapai 8,6 persen. Untuk itu, SKPD, seperti PU, harus mencapai 80 persen, sementara Diskes 60 persen, Disdikbud mencapai angka di atas 40 persen, RSUD di atas 50 persen.

Untuk itu, Plt Gubri terus mengingatkan kepada kepala dinas dan badan di masing-masing SKPD, terutama kepala SKPD yang memiliki anggaran besar untuk menggesa realisasi APBD 2016. Atas hasilnya, perlu dilakukan percepatan realisasi dan harus memenuhi target pada bulan kedua triwulan kedua, sebesar 35 persen.

Tercatat di beberapa dinas yang memiliki anggaran besar, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, RSUD Pekanbaru, yang malah menjadi titik lemah rendahnya realisasi. Pemicunya adalah Rencana Umum Pelelangan di SKPD tersebut yang belum masuk secara keseluruhan dan belum benar-benar bergerak.

Sementara itu,  Asisten II Setdaprov Riau Masperi meminta agar Kepala Dinas dan Badan di masing-masing SKPD bisa berpikir sistematis.

"Sekarang, progres yang sudah dilakukan masing-masing SKPD tersebut untuk percepatan realisasi dan harus memenuhi target pada bulan kedua triwulan kedua, yakni sebesar 35 persen. Masing-masing kepala dinas dan badan harus berpikir sistematis. Mereka harus membuat Rencana Operasional Program (ROP). Saat ini, suplai seperti itu yang tidak didapatkan oleh Plt Gubri sehingga membuat beliau kecewa, bukan marah," ujar Masperi.

Sementara itu, yang diinginkan Plt Gubri itu, lanjutnya, adalah progres apa yang dilakukan agar realisasi anggaran APBD 2016 bisa digesa. Menurutnya, jika tidak tercapai dan realisasinya rendah, haruslah diketahui apa yang kendalanya dan tentu harus disampaikan.

 "Sudahkah cukup berkompeten? Jika itu sudah tercapai, berarti dia sudah bisa memberdayakan bawahan. Kalau tidak tercapai, apa kendalanya, itu yang harus diklarifikasi jangan didiamkan saja," ungkap Masperi.

Karena itu., kata dia, kepala dinas dan SKPD harus punya kiat-kiat khusus untuk meningkatkan penyerapan anggaran tersebut, yakni paket lelang yang sudah ada segera dilakukan lelang, jangan di tahan-tahan dan SKPD harus membuat laporan internal kontrol kepada pimpinan.(r12/rp)




 
Berita Lainnya :
  • Plt Gubri Kecewa pada Dinas dan SKPD Karena...
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved