www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Bulog Beli 198 Ribu Kg Padi Petani Riau
Selasa, 26-04-2016 - 17:58:18 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Riau- Kepulauan Riau, menyatakan hingga kini sudah membeli panen petani di wilayah Riau sebanyak 198.030 kilogram.

"Total beras yang Bulog Riau-Kepri beli sampai dengan hari ini 198.030 kg," ucap Kabid Pelayanan Publik Bulog Divre Riau-Kepri Tommy Despalingga, Selasa (26/4/16).

Tommy Despalingga menerangkan saat ini ada beberapa wilayah di Riau sudah melakukan panen baik serentak maupun secara sendiri. Untuk itu tim pemantau harga beras dari Bulog sudah menyebar dan melakukan pembelian beras petani yang masih sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yakni Rp7.300/kg. Sementara bagi wilayah yang harga berasnya masih bagus atau diatas HPP jelas tidak akan terserap oleh Bulog. Karena petani berhak menjual kepada yang mampu membeli panen dengan harga bagus.

"Saat ini wilayah yang sudah kami lakukan pembelian berasnya Kabupaten Siak. Rohil, Kuala Kampar dan Tembilahan," urainya.

Sementara wilayah lainnya yang belum menjadi jangkauan Bulog tetap akan dipantau. Ia bahkan berharap media memberikan informasi jika ada harga panen gabah petani anjlok. Sehingga Bulog bisa membeli semuanya dengan HPP yang sudah ditetapkan.

"Wilayah lain belum panen, mohon informasinya jika ada daerah yang panen," pintanya kepada awak media.

Intinya sambung Tommy Bulog akan selalu monitor daerah yang ada potensi panennya. Tujuan pembelian beras petani ini untuk menjaga agar harga panen tidak jatuh dan dipermainkan oleh tengkulak. Sehingga bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Diakui Tommy sejauh ini untuk wilayah Riau-Kepri memang harga panen petani selalu bagus dan baik. Selain produksi padi daerah ini tidaklah sebanyak sentra pertanian lainnya di Jawa. Karena itu sambungnya Bulog Riau-Kepri tidak memadang target serapan beras yang muluk-muluk. Ia menambahkan sesuai ketetapan Bulog pusat wilayah itu tahun ini ditargetkan bisa menyerap panen beras petani sebanyak 5.000 ton.

"Sama dengan target serapan tahun lalu 5.000 ton. Pokoknya kami siap menyerap baik komersil maupun PSO. Tetapi kami konsentrasikan dulu yang wajib," tutupnya mengakhiri.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • Bulog Beli 198 Ribu Kg Padi Petani Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved