www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pasca Banjir, Petani Kuansing Keluhkan Lambannya Bantuan Pemerintah Pusat
Jumat, 04-03-2016 - 07:18:01 WIB

TERKAIT:
   
 

TELUKKUANTAN,Riau12.com-Ribuan hektare persawahan di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau masih belum tertanam pasca banjir beberapa waktu lalu. Sebab, para petani sudah kehabisan benih untuk ditanam.

Untuk diketahui, saat banjir melanda, padi yang ditanam petani baru berumur sekitar 1-2 minggu. Karena itu, pembusukan atau lebih dikenal dengan puso lebih cepat terjadi.

Keluhan petani ini telah sampai ke telinga Kepala Dinas Tanaman Pangan (Distangan) Kuansing, Ir Maisir. Menurutnya, petani sangat khawatir mengingat sebagian padi sudah besar.

"Tentu mereka sangat khawatir, sebab padi yang lain sudah besar. Kalau mereka baru ditanam, tentu jadi sasaran hama," ujar Maisir.

Maisir mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, selain mengusulkan bantuan benih kepada pemerintah pusat. Sejauh ini, baru delapan ton benih yang datang, sementara Kuansing butuh 25 ton untuk menanam kembali.

"Kita hanya bisa menunggu, sebab yang punya anggaran adalah pemerintah pusat. Kami sudah sampaikan berapa kerugian dan kebutuhan benih di Kuansing," ujar Maisir.(r12/gr)   




 
Berita Lainnya :
  • Pasca Banjir, Petani Kuansing Keluhkan Lambannya Bantuan Pemerintah Pusat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved