Pasca Banjir, Petani Kuansing Keluhkan Lambannya Bantuan Pemerintah Pusat
Jumat, 04-03-2016 - 07:18:01 WIB
TELUKKUANTAN,Riau12.com-Ribuan hektare persawahan di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau masih belum tertanam pasca banjir beberapa waktu lalu. Sebab, para petani sudah kehabisan benih untuk ditanam.
Untuk diketahui, saat banjir melanda, padi yang ditanam petani baru berumur sekitar 1-2 minggu. Karena itu, pembusukan atau lebih dikenal dengan puso lebih cepat terjadi.
Keluhan petani ini telah sampai ke telinga Kepala Dinas Tanaman Pangan (Distangan) Kuansing, Ir Maisir. Menurutnya, petani sangat khawatir mengingat sebagian padi sudah besar.
"Tentu mereka sangat khawatir, sebab padi yang lain sudah besar. Kalau mereka baru ditanam, tentu jadi sasaran hama," ujar Maisir.
Maisir mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, selain mengusulkan bantuan benih kepada pemerintah pusat. Sejauh ini, baru delapan ton benih yang datang, sementara Kuansing butuh 25 ton untuk menanam kembali.
"Kita hanya bisa menunggu, sebab yang punya anggaran adalah pemerintah pusat. Kami sudah sampaikan berapa kerugian dan kebutuhan benih di Kuansing," ujar Maisir.(r12/gr)
Komentar Anda :