www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kabag Tapem: Persoalan Tapal Batas Pekanbaru Masih Dalam Pembahasan
Senin, 29-02-2016 - 17:31:37 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Kepala Bagian Pemerintahan Kota Pekanbaru, Irma Novrita kepada Riau12.com, Senin (29/02) mengatakan, Hingga kini tapal batas Kota Pekanbaru dengan kabupaten tetangga belum sepenuhnya selesai. Dari tiga kabupaten tetangga hanya Kabupaten Pelalawan saja yang tidak menuai persoalan. Sementara Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar masih dalam pembahasan dan proses penetapan tapal batas wilayah. ‎‎

Dijelaskannya, saat ini pihak Pemko Pekanbaru sedang melakukan penyelesaian tapal batas antara Pekanbaru dengan Kabupaten Siak. Tepatnya di wilayah sekitaran Rindu Sepadan. Sementara batas kota dengan Kabupaten Kampar terkait tiga RW (Rukun Warga) kota Pekanbaru yang dimasukkan dalam wilayah kampar, saat ini sedang dalam proses di Kemendagri.‎‎

"Intinya saat ini, kita sedang dalam proses penyelesaian, karena penetapan tapal batas itu menuai pro dan kontra dari masyarakat setempat. Di satu sisi ada yang setuju dan di sisi lain ada yang menolak," ujar Irma.‎

Meskipun begitu, Pemko Pekanbaru optimis persoalan tapal batas wilayah ini bisa segera diselesaikan, pasalnya Pemko Pekanbaru telah melakukan perjanjian untuk menjadikan kawasan kota Pekanbaru dan Kabupaten penyangga menjadi kawasan Pekansikawan. Dimana setiap kepala pemerintah saling mendukung satu sama lain.

"Jadi sini kita akan melakukan koordinasi dengan masing-masih daerah untuk menuntaskan tapal batas ini," jelas Irma.‎

Ditanya apa alasan yang membuat masyarakat menolak penetapan tabal batas tersebut, Irma menjelaskan keengganan warga untuk pindah kabupaten sangat berat, pa‎salnya dengan berpindahnya kabupaten akan membuat seluruh administrasi berubah, mulai dari KTp, alamat, surat tanah dan seluruhnya akan berubah.

"Untuk mengurus itu tidak cukup waktu satu hari, maka dari itu mereka tidak mau adanya perubahan tapal batas. Tapi kita akan berupaya untuk mengakomodir itu sehingga semua bisa selesai," singkat Irma.(r12)



 
Berita Lainnya :
  • Kabag Tapem: Persoalan Tapal Batas Pekanbaru Masih Dalam Pembahasan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved