www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kini Giliran Desa-Desa di Hilir Sungai Kampar Diterjang Banjir
Selasa, 19-01-2016 - 10:33:07 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Banjir besar yang melanda sejumlah kecamatan dan merendam 5.909 rumah di Kabupaten Kampar, Selasa (19/1/2016) mulai berangsur surut. Jalan desa yang sebelumnya sulit diakses kini sudah bisa dilalui.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Santoso. Menurutnya, ada 4 kecamatan saat ini yang sudah berangsur pulih, diantaranya Kecamatan Bangkinang Kota, Bangkinang Seberang, Kampar Timur dan Kampar Utara.

"Kondisi banjir dibeberapa Kecamatan sudah berangsur membaik. Seperti desa-desa di Kampar utara , Bangkinang Kota, Bangkinang Seberang, Kampar Utara dan Kampar Timur ketinggian air sudah surut, artinya jalan sudah bisa dilalui, permukaan aspal jalan sudah kelihatan," ujar Santoso.

Saat ini sambungnya, masyarakat di 4 Kecamatan sudah banyak yang memilih kembali kerumah masing-masing, meskipun kini sebagian wilayah Kampar masih diguyur hujan.

"Warga sudah pulang kerumah masing-masing. Mereka memilih untuk pulang dan membersihkan sisa-sisa banjir sejak Sabtu kemarin," tandasnya.

Meskipun banjir sudah surut di 4 Kecamatan, sebagian wilayah di hilir Sungai Kampar kini mulai direndam banjir kiriman.

Ketinggian air dipemukiman warga sudah mencapai lutut orang dewasa. Seperti di desa Lubuk Siam, Teratak Buluh, Tanjung Alam, Teluk Kenidai, Aur Sati dan desa tambang.

"Banjir parah kini pindah ke wilayah hilir sungai Kampar. Beberapa desa di Kecamatan Siak Hulu dan Tambang mengalami banjir cukup parah," cetusnya.

Selama banjir katanya, Pemkab Kampar, Dinsos Provinsi Riau dan pengelola PLTA Koto Panjang sudah menyerahkan bantuah kepada masyarakat korban banjir.

"Bantuan sudah kita serahkan, termasuk semalam bantuan dari pengelola PLTA Koto Panjang berupa 200 kilogram beras dan mie instan serta susu," paparnya.
 
Sebagaimana diketahui sebelumnya, banjir yang terjadi di Kampar akibat dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang.

Celakanya, pembukaan pintu air PLTA ini dilakukan tanpa pemberitahuan kepada masyarakat, sehingga kedatangan banjir mendadak ini membuat warga cukup panik.(r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • Kini Giliran Desa-Desa di Hilir Sungai Kampar Diterjang Banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved