www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kepengurusan DPD GPTN Riau Periode 2025–2030 Dilantik, Fokus Sejahterakan Petani dan Nelayan
Senin, 15-12-2025 - 12:25:02 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kepengurusan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerakan Peduli Tani dan Nelayan (GPTN) Provinsi Riau periode 2025–2030 resmi dilantik. Prosesi pelantikan digelar secara sederhana dan khidmat di Purwo Farm, Jalan Sri Kurnia, Kelurahan Agrowisata, Kamis (11/12/2025).

Pelantikan tersebut mengusung tema “Mari Meneguhkan Komitmen dan Solidaritas untuk Kesejahteraan Petani dan Nelayan Riau” dan menjadi momentum awal penguatan peran GPTN dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Lancang Kuning.

Ketua DPD GPTN Riau terpilih, Erfan Effendi, menegaskan bahwa GPTN Riau siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pusat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan.

“Pemerintah ingin melakukan gebrakan bantuan kepada petani yang memang layak dibantu. GPTN hadir untuk bersinergi dan berkolaborasi karena program kami linier dengan apa yang diharapkan pemerintah, yakni terwujudnya swasembada pangan di Riau,” ujar Erfan.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas Gubernur Riau guna membahas program-program strategis yang dapat dijalankan secara bersama.

“Kita akan segera melakukan audiensi dengan Plt Gubernur Riau untuk membahas program-program yang bisa kita sinergikan,” katanya.

Erfan juga menyoroti program cetak sawah yang tengah digalakkan di Riau, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, terdapat ribuan hektare lahan yang berpotensi dikembangkan sebagai sawah baru demi memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Terkait cetak sawah di Meranti seluas 1.320 hektare, saat ini ketergantungan Riau terhadap Sumatera Utara masih tinggi. Dengan adanya bencana di beberapa provinsi, dampaknya sangat terasa di Riau karena ketergantungan kita mencapai 50 persen. Karena itu, selain cetak sawah, kita juga mendorong percepatan cetak sumber daya manusia agar program pemerintah bisa berjalan optimal,” jelasnya.

Selain fokus pada infrastruktur pertanian, Erfan juga menekankan pentingnya regenerasi petani. Ia menyebutkan bahwa rata-rata usia petani di Indonesia saat ini mencapai 55 tahun, sehingga diperlukan keterlibatan generasi muda untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

“Indonesia adalah negara agraris. Saat ini Presiden Prabowo memiliki program ketahanan pangan dan swasembada pangan yang harus kita wujudkan. Namun di sisi lain, kita kekurangan SDM muda di sektor pertanian. Jika anak-anak muda mau menjadi petani yang sukses, saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang kuat,” tegas Erfan.

Ia menegaskan, GPTN Riau berkomitmen penuh untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GPTN, Harmanto, menyampaikan bahwa pelantikan pengurus DPD GPTN Riau merupakan yang pertama dilakukan secara nasional. Ia menyebut GPTN lahir dari gerakan akar rumput yang berangkat dari kelompok tani dan nelayan.

“Gerakan ini berasal dari akar rumput. GPTN adalah ruang untuk memberdayakan dan mensejahterakan petani dan nelayan,” ujar Harmanto.

Ia menjelaskan, gerakan ini pertama kali diinisiasi oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada 1 Desember 2023 dan berawal dari Gerakan Tani dan Nelayan Prabowo-Gibran. Seiring perjalanan waktu, gerakan tersebut kemudian bertransformasi menjadi Gerakan Peduli Tani dan Nelayan.

“Saat ini DPP GPTN sedang menyusun konsep food estate partisipatif. Tidak semua lahan masyarakat terdata dengan baik, padahal sekarang teknologi sudah maju. Pengamatan hama, pemupukan, hingga pengelolaan lahan bisa dilakukan dengan teknologi. Kuncinya ada pada manajemen,” pungkas Harmanto.

Dengan dilantiknya kepengurusan DPD GPTN Riau, diharapkan organisasi ini mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta mendorong kemandirian pangan di Provinsi Riau.

 




 
Berita Lainnya :
  • Kepengurusan DPD GPTN Riau Periode 2025–2030 Dilantik, Fokus Sejahterakan Petani dan Nelayan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved