www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
BTT Merosot 54 Persen, Fitra Riau Kritik Lemahnya Prioritas Pemerintah Hadapi Bencana
Jumat, 12-12-2025 - 11:06:16 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Provinsi Riau menyoroti turunnya komitmen anggaran pemerintah daerah terhadap ketahanan bencana, di tengah meningkatnya risiko hidrometeorologi dan penetapan status siaga darurat di sepuluh wilayah di Riau.

Koordinator Fitra Riau, Tarmidzi, dalam rilis pers yang diterima Kamis (11/12/2025), menyebut bahwa penurunan anggaran darurat dan minimnya dukungan program penanggulangan bencana tidak sejalan dengan kondisi riil di lapangan. Riau tercatat berulang kali mengalami banjir, kebakaran hutan dan lahan, tanah longsor, serta bencana sosial lainnya setiap tahun.

Dalam APBD 2025, Pemerintah Provinsi Riau mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp50 miliar. Namun, pada APBD Perubahan 2025, angka tersebut dipangkas 54 persen hingga tersisa Rp23,1 miliar. Penyusutan anggaran berlanjut pada APBD 2026 yang hanya menyiapkan Rp20 miliar, atau turun 16 persen dari alokasi pada perubahan anggaran sebelumnya.

Selain itu, dukungan anggaran untuk program penanggulangan bencana di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga terbilang rendah. Pada APBD Perubahan 2025, total anggaran untuk tiga OPD yang berkaitan langsung dengan layanan kebencanaan hanya Rp6,25 miliar. Rinciannya, BPBD Rp3,95 miliar, Dinas Sosial Rp1,88 miliar, dan Dinas Kesehatan Rp413 juta. Secara keseluruhan, total dukungan anggaran penanganan dan mitigasi bencana hanya mencapai 0,31 persen dari total belanja daerah sebesar Rp9,4 triliun.

Tarmidzi menilai kondisi ini berpotensi memicu keterlambatan respons bencana dan melemahkan kapasitas pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak. Minimnya anggaran dapat memperbesar risiko kerugian, memperlambat distribusi bantuan darurat, serta menghambat program mitigasi di wilayah rawan bencana.

“Tingginya intensitas bencana, ditambah alokasi anggaran yang menyusut, berpotensi memperbesar kerugian dan mengurangi efektivitas program di lapangan,” ujarnya.

Fitra Riau mendesak Pemerintah Provinsi Riau untuk memperkuat alokasi dana darurat dan menambah dukungan anggaran bagi program penanggulangan bencana. Pemerintah kabupaten dan kota yang telah menetapkan status siaga darurat juga diimbau memastikan ketersediaan BTT yang memadai untuk pembiayaan penanganan cepat di lapangan.

Menurut Fitra, koordinasi lintas OPD juga harus dipercepat agar layanan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan optimal di masa puncak musim hujan.

“Tingginya risiko bencana harus diimbangi dengan komitmen anggaran yang jelas. Kebijakan fiskal pemerintah daerah harus selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Tarmidzi.

Fitra menambahkan, dalam konteks kedaruratan, anggaran bukan hanya persoalan nominal, melainkan indikator kesiapan pemerintah dalam melindungi keselamatan dan kehidupan warganya.

 




 
Berita Lainnya :
  • BTT Merosot 54 Persen, Fitra Riau Kritik Lemahnya Prioritas Pemerintah Hadapi Bencana
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved