www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
APBD 2026: Dumai Melaju, Enam Daerah Riau Tertahan Evaluasi dan Empat Belum Mengajukan
Sabtu, 06-12-2025 - 09:22:54 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kota Dumai menjadi satu-satunya daerah di Riau yang draf APBD 2026-nya telah selesai dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Riau. Sementara enam daerah lainnya yang lebih dulu mengajukan draf APBD masih menjalani proses evaluasi.

Enam daerah yang dimaksud adalah Kepulauan Meranti, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), dan Indragiri Hulu (Inhu). Adapun Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini baru memasuki tahap penyiapan administrasi dan dokumen untuk evaluasi RAPBD 2026.

Informasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Ispan Sutan Syahputra, Jumat (5/12/2025). Ia menyebut Pemprov Riau terus mendorong percepatan agar seluruh proses evaluasi berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

“Dari tujuh daerah yang sudah mengajukan, baru Dumai yang selesai dievaluasi. Enam daerah lainnya masih dalam proses. Sementara Rohil sedang menyiapkan administrasi evaluasi RAPBD 2026,” ujar Ispan.

Selain itu, masih terdapat empat daerah yang belum mengirimkan draf APBD 2026 sama sekali. Keempat daerah tersebut adalah Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Pelalawan, dan Indragiri Hilir (Inhil).

Ispan berharap pembahasan bersama antara DPRD dan kepala daerah dapat segera dirampungkan, sehingga proses evaluasi di tingkat provinsi tidak mengalami keterlambatan.

Ia juga mengingatkan bahwa durasi evaluasi hanya berlangsung 15 hari kerja. Namun waktu tersebut baru mulai dihitung setelah seluruh dokumen APBD dinyatakan lengkap.

“Begitu dokumen lengkap, 15 hari kerja menjadi batas proses evaluasi. Pemprov Riau berkomitmen menyelesaikan seluruh evaluasi APBD 2026 tepat waktu dan sesuai aturan,” tegas Ispan.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • APBD 2026: Dumai Melaju, Enam Daerah Riau Tertahan Evaluasi dan Empat Belum Mengajukan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved