BNPP dan Riau Perkuat Pengelolaan Perbatasan, Wujudkan Beranda NKRI Menuju Indonesia Emas 2045
Riau12.com-Bogor – Provinsi Riau siap mendukung penguatan pengelolaan kawasan perbatasan sebagai beranda depan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF, pada Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian (Rakorendal) Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Selasa (18/11/2025).
Rapat dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago selaku Ketua Pengarah BNPP RI, bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sebagai Kepala BNPP RI. Rakorendal ini bertujuan menyelaraskan arah pembangunan kawasan perbatasan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.
Kepala BNPP RI menekankan, pembangunan perbatasan diarahkan untuk memperkuat sektor politik, pertahanan, keamanan, ekonomi, sosial, dan budaya. Ia menyatakan bahwa perbatasan bukan lagi halaman belakang, melainkan beranda depan Indonesia yang menjadi wajah pertama negara.
"Perbatasan bukan halaman belakang, ia adalah beranda negara, wajah pertama Indonesia," ujarnya.
Mendagri Tito Karnavian menambahkan, visi pengelolaan perbatasan 2025–2029 adalah terwujudnya kawasan perbatasan yang tangguh, mandiri, sejahtera, dan adaptif. Hal ini dilakukan melalui penguatan pertahanan, swasembada sumber daya, serta ekonomi berkelanjutan yang bertumpu pada potensi lokal.
Visi tersebut diterjemahkan dalam penguatan pertahanan dan keamanan sebagai garda terdepan NKRI, pembangunan sistem pengawasan dan penegakan hukum lintas batas, peningkatan kapasitas kawasan melalui tata ruang, pengembangan potensi unggulan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perbaikan tata kelola kelembagaan juga dilakukan agar pengelolaan perbatasan lebih efektif, efisien, dan terkoordinasi lintas sektor.
"Rumusan kebijakan dan arah pembangunan yang lahir dari forum ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mewujudkan kawasan perbatasan yang tangguh, mandiri, dan sejahtera, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di beranda depan NKRI," ujar Mendagri.
Rakorendal ini menjadi momen penting bagi Riau untuk menunjukkan dukungannya terhadap program penguatan perbatasan dan sinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Komentar Anda :