www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pemprov Riau Bahas Rencana Pemotongan TPP ASN, Dinamis Tergantung Pendapatan Daerah
Selasa, 11-11-2025 - 13:59:05 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau hingga saat ini masih membahas rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan pihaknya terus berupaya agar TPP ASN tidak dipotong. "Kami masih terus bahas terkait rencana pemotongan TPP ASN tersebut, kita juga melihat kemampuan keuangan daerah hingga akhir tahun," ujar Syahrial Abdi.

Upaya ini dilakukan dengan mempertimbangkan kesejahteraan pegawai serta dampaknya terhadap perekonomian daerah. Syahrial menambahkan, jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa dioptimalkan, rencana pemotongan TPP dapat dibatalkan. Namun jika target pendapatan tidak tercapai, pemotongan TPP menjadi salah satu opsi yang harus diambil. "Jadi sampai sekarang masih dinamis. Terkait rencana besaran pemotongan TPP itu juga masih dinamis, tergantung proyeksi pendapatan tersebut," jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov Riau memang sempat menyatakan rencana penurunan TPP ASN. Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menjelaskan langkah ini terpaksa diambil akibat kondisi keuangan daerah yang tidak mencapai target. Pendapatan APBD Riau hingga akhir tahun 2025 diprediksi turun sekitar Rp1,1 triliun sehingga perlu kebijakan khusus di lingkungan Pemprov Riau.

"Pendapatan kita diprediksi mengalami penurunan sebesar Rp1,1 triliun. Karena itu perlu dilakukan penyesuaian," sebut SF Hariyanto.

Plt Gubernur Riau juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai dan keluarganya atas pemotongan pendapatan ini. "Untuk TPP karena pendapatan kurang, saya minta maaf ke ASN dan istri serta keluarganya, terpaksa dipotong pendapatannya," tukas SF Hariyanto.

Hingga kini, keputusan terkait besaran dan mekanisme pemotongan TPP ASN Pemprov Riau masih terus dikaji, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah hingga akhir tahun 2025.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Pemprov Riau Bahas Rencana Pemotongan TPP ASN, Dinamis Tergantung Pendapatan Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved