www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
APBD Riau 2016 Rp 11,246 Triliun
Rabu, 16-12-2015 - 19:55:05 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun anggaran 2016 disahkan dengan nilai Rp 11,246 dalam Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Badan Anggaran (Banggar) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 dan pandangan akhir kepala daerah, Rabu (16/12/2015).

Pelaksanaan Paripurna ini sempat dua kali dilakukan skor. Pertama berkenaan dengan sejumlah anggota dewan yang menginginkan dibacakanya Program Legislasi Daerah (Prolegda). Setelah Prolegda  dibacakan paripurna berlanjut hingga skor kedua terjadi karena ada penilaian atau kesalahan dalam nilai APBD 2016 sehingga skor ke dua dilakukan oleh pimpinan sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Manahara Manurung.

Setelah skor dicabut, Paripurna kembali dilakukan  pada pukul 18.35 WIB. Pada saat rapat dimulai, anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Riau Ilyas HU membaca beberapa laporan APBD tahun 2016 yang dianggap salah.

 "Yang saya anggap salah adalah terkait dana belanja langsung dan tidak langsung," kata Ilyas, Rabu (16/12/2015).

Ketika sampai di podium, Ilyas HU mengatakan: "Untuk belanja tidak langsung yang dibacakan sebesar Rp 5,069 Triliun, namun yang sebetulnya Rp 5,024 Triliun," ujarnya.

Selanjutnya untuk belanja langsung, yang dianggap salah pada pembacaan laporan Banggar DPRD Riau sebesar Rp 6,23 triliun. Seharusnya anggaran yang benar adalah Rp 6,22 triliun. "Maka total yang sah adalah Rp 11,246 triliun, sehingga defisit Rp 3,54 triliun," katanya.

"Ini kami luruskan kepada seluruh anggota dan Pemerintah Provinsi," katanya.

Hingga berita ini diturunkan pelaksanaa Paripurna dengan agenda kedua, penyampaian pandangan akhir kepala daerah terhadap APBD Riau 2016..(r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • APBD Riau 2016 Rp 11,246 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved