www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Anak Terinjak Gajah di Kelurahan Rantau Panjang, DPRD Riau Dorong Penataan Kawasan Tahura SSH
Jumat, 31-10-2025 - 12:00:16 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kepanikan melanda warga Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Kamis (30/10/2025), saat seekor gajah liar menerobos masuk ke permukiman. Akibat insiden tersebut, seorang anak perempuan berusia 8 tahun mengalami luka serius di wajah dan badan.

Anggota Komisi II DPRD Riau, Ayat Cahyadi, menyampaikan rasa prihatin dan doa agar korban segera pulih. "Terkejut dan turut prihatin terhadap ananda yang terinjak gajah. Kita doakan agar anak ini cepat pulih dan seluruh warga merasa aman dari ancaman satwa liar," ungkapnya.

Ayat menekankan pentingnya peran Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan instansi terkait untuk melakukan pemetaan jalur pergerakan gajah di sekitar wilayah permukiman. Langkah ini dianggap penting agar konflik antara manusia dan satwa liar bisa diminimalkan.

Tahura Sultan Syarif Hasyim (SSH), yang secara geografis berada di sekitar wilayah tersebut, dikenal sebagai habitat potensial gajah sumatera. Menurut Ayat, penataan kawasan Tahura SSH harus menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi Riau. "Pemprov melalui dinas terkait harus proaktif, untuk mewujudkan penataan kawasan Tahura SSH sehingga mendapatkan solusi yang komprehensif," ujarnya.

Selain upaya perlindungan satwa, penataan kawasan ini juga dapat menciptakan keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan konservasi gajah sumatera. Dengan pengelolaan yang tepat, Tahura SSH diharapkan tidak hanya menjadi kawasan konservasi, tetapi juga sarana edukasi dan ekowisata yang menarik bagi masyarakat.

"Harapannya dengan penataan konversi yang tepat, Tahura SSH dapat menjadi sarana edukasi dan ekowisata yang menarik di Provinsi Riau," pungkas Ayat.

Warga setempat diimbau tetap waspada dan melaporkan segera setiap pergerakan gajah liar agar insiden serupa dapat dicegah dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.




 
Berita Lainnya :
  • Anak Terinjak Gajah di Kelurahan Rantau Panjang, DPRD Riau Dorong Penataan Kawasan Tahura SSH
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved