BMKG Pekanbaru Peringatkan Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Riau
Riau12.com-PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Provinsi Riau, Jumat (17/10/2025). Sejumlah daerah di Riau diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Anggun, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah berawan dengan udara kabur. Namun, hujan ringan hingga sedang sudah mulai terpantau di beberapa wilayah seperti Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang, terutama pada pagi, sore, hingga dini hari,†ujar Anggun.
Ia menjelaskan, pada siang hari cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi di wilayah Pekanbaru, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
Sementara itu, pada sore hingga malam hari, sebagian besar wilayah Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi tersebut bahkan diperkirakan akan berlanjut hingga dini hari di wilayah Pekanbaru, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan, Kuansing, Inhu, dan Inhil.
BMKG mencatat suhu udara di Riau berada pada kisaran 22 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 99 persen. Arah angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di sekitar perairan Riau diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter dan tergolong dalam kategori rendah. Meski demikian, BMKG tetap mengingatkan masyarakat dan nelayan agar waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak yang dapat memengaruhi keselamatan di laut.
“Meski gelombang laut relatif tenang, masyarakat dan nelayan tetap diimbau berhati-hati terhadap potensi hujan lebat yang bisa memengaruhi jarak pandang dan aktivitas pelayaran,†pungkas Anggun.
Komentar Anda :