www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
LSM Kabut Riau Minta Gubri Ambil Langkah Cepat Genjot PAD Hadapi Pemangkasan TKD Rp1,2 Triliun
Senin, 13-10-2025 - 10:09:13 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid disarankan segera membenahi tata kelola keuangan daerah dan melakukan langkah cepat untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) Riau, menyusul dipangkasnya alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) Riau oleh pemerintah pusat sebesar Rp1,2 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Saran itu disampaikan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabut Riau, Bahrul Paham Piliang, saat berbincang dengan GoRiau.com, Minggu (12/10/2025). Bahrul menilai Gubernur Riau harus segera menekan belanja yang tidak mendesak, memangkas kegiatan yang tidak berdampak pada kepentingan masyarakat, serta memaksimalkan potensi daerah untuk pembangunan.

“Gubri harus berani memangkas anggaran yang tidak ada korelasinya dengan kepentingan masyarakat, memperketat belanja pegawai, menjadikan rapat daring, menghentikan pengangkatan honorer baru, dan menawarkan pensiun muda bagi ASN yang tidak produktif,” ujarnya. Bahrul menambahkan, langkah kolaboratif dengan pemerintah kabupaten/kota dan anggota DPR/DPD Riau juga penting untuk memperjuangkan hak fiskal daerah di tingkat pusat.

Sementara itu, pengamat ekonomi Riau, Dahlan Tampubolon, menyoroti peran anggota DPR dan DPD RI dapil Riau dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Menurut Dahlan, wakil rakyat harus bersuara lantang dalam pembahasan RAPBN 2026 agar pemangkasan TKD tidak melumpuhkan pembangunan dan pelayanan publik di Riau.

“Empat senator Riau harus menjadi garda terdepan dalam dialog fiskal, mengadvokasi bahwa pemangkasan TKD ini akan berdampak langsung pada belanja pegawai dan pelayanan publik. Jika tidak ada kontribusi nyata dari mereka, fungsi DPD jadi hanya monolog dari pusat ke daerah,” kata Dahlan.

LSM dan pengamat sepakat, Gubernur Riau perlu segera mengambil langkah strategis, baik internal melalui efisiensi anggaran dan inovasi PAD, maupun eksternal dengan memperjuangkan hak fiskal daerah di pusat, untuk memastikan roda pembangunan Riau tidak terganggu akibat pemangkasan TKD.




 
Berita Lainnya :
  • LSM Kabut Riau Minta Gubri Ambil Langkah Cepat Genjot PAD Hadapi Pemangkasan TKD Rp1,2 Triliun
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved