www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Rekening Diblokir, PT PIR Shutdown: Ratusan Karyawan Terpaksa Dirumahkan
Jumat, 10-10-2025 - 16:00:05 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Dampak dari pemblokiran rekening oleh Kantor Pajak, seluruh karyawan PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) terpaksa dirumahkan. Perusahaan pelat merah milik Pemerintah Provinsi Riau itu kini lumpuh total alias shutdown akibat terlilit utang yang mencapai ratusan miliar rupiah.

Direktur PT PIR, Muhammad Suhandi, mengungkapkan, pemblokiran rekening membuat seluruh unit usaha perusahaan tak bisa beroperasi.
 â€œIya, seluruh karyawan kita rumahkan. Karena saat ini tidak ada bidang usaha yang bisa dijalankan karena rekening perusahaan kena blokir,” ujar Suhandi, Jumat (10/10/2025).
Suhandi menjelaskan, hingga kini belum ada titik terang terkait pengurusan pembukaan blokir rekening sesuai permintaan pemegang saham.

 â€œBelum ada perkembangan, masih seperti kemarin (diblokir),” katanya.
Selain berupaya membuka blokir, PT PIR juga tengah menghadapi pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau. Pemeriksaan ini berkaitan dengan sejumlah persoalan keuangan yang melilit perusahaan.
 â€œSekarang yang sedang berjalan pemeriksaan BPK. Setelah selesai pemeriksaan, baru kita atur lagi langkah selanjutnya,” jelas Suhandi.
Utang Capai Ratusan Miliar

PT PIR diketahui memiliki beberapa kewajiban besar yang belum terselesaikan. Di antaranya, utang kompensasi Domestic Market Obligation (DMO) sekitar Rp2 miliar, tunggakan royalti batu bara sekitar Rp90 miliar, dan utang pajak lebih dari Rp9 miliar, dengan Rp4,5 miliar di antaranya sudah berstatus inkrah.
 â€œKita bisa istilahkan dengan shutdown. Karena sudah diblokir semua rekening perusahaan oleh kantor pajak, sehingga kita tidak bisa bertransaksi dan membiayai operasional,” ungkapnya.

Harap Ada Kesempatan untuk Bangkit

Meski dalam kondisi sulit, Suhandi menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Ia telah menjalin komunikasi dengan Kanwil Pajak dan Kementerian ESDM, berharap agar perusahaan diberi kesempatan mencicil utang dan memulai kembali aktivitas bisnisnya.
 â€œKami berkomitmen menyelesaikan tunggakan, tapi mohon diberi kesempatan untuk memulai bisnis ini. Kalau semua aktivitas dihentikan, bagaimana kami bisa membayar utang?” ujarnya.

Suhandi juga menyebut pihaknya sudah memetakan sejumlah potensi kerja sama baru dengan beberapa perusahaan tambang dan trader batu bara.
 â€œKami sudah berkontrak dengan dua trader dan dua penambang. Kalau diberi ruang, kami yakin bisa bangkit dan melunasi kewajiban,” tandasnya.



 
Berita Lainnya :
  • Rekening Diblokir, PT PIR Shutdown: Ratusan Karyawan Terpaksa Dirumahkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved