www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Riau Kehilangan Rp1,2 Triliun dari TKD 2026, Pemprov Minta Penjelasan ke Menteri Keuangan
Kamis, 09-10-2025 - 09:22:47 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Riau dalam APBN 2026 mengalami pemangkasan signifikan. Pemerintah Pusat diketahui memangkas sekitar Rp1,2 triliun dari total alokasi tahun sebelumnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, menyebutkan bahwa pengurangan tersebut akan berdampak langsung pada kemampuan keuangan daerah dalam membiayai sejumlah program prioritas.

 â€œTotal pengurangan TKD sekitar Rp1,2 triliun. Ini tentu berpengaruh terhadap banyak program yang sudah direncanakan,” ujar Syahrial, Rabu (8/10/2025).


Gubernur: Dampak Langsung ke Kualitas Pembangunan

Menanggapi hal itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa pemangkasan TKD akan mempengaruhi kualitas pembangunan di daerah. Ia menilai, sebagian besar program pembangunan daerah masih sangat bergantung pada dana transfer pusat.

 â€œDaerah sangat tergantung pada TKD ini. Dampaknya ya tentu terhadap kualitas pembangunan,” kata Wahid saat ditemui usai menghadiri kegiatan penanaman jagung di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya, dana transfer pusat menjadi sumber utama bagi pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, serta program sosial.

Gaji PPPK Bisa Terancam

Lebih jauh, Wahid mengungkapkan, pemangkasan TKD bukan hanya berpengaruh pada proyek fisik, tetapi juga bisa berdampak pada pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Banyak hal yang berkaitan dengan anggaran itu. Termasuk gaji PPPK, infrastruktur, dan lainnya,” ujar Wahid.

Pemerintah Provinsi Riau, katanya, tengah menghitung ulang postur APBD 2026 untuk menyesuaikan dengan kondisi fiskal terbaru.

Pemprov Riau Akan Bertemu Menteri Keuangan

Sebagai langkah lanjutan, Gubernur Wahid berencana melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta pekan depan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperoleh kejelasan terkait alasan pemangkasan dan dampaknya terhadap daerah.

“Kita ingin membangun diskusi dengan Menteri Keuangan agar memiliki persepsi yang sama. Kita akan memberikan gambaran umum apa saja yang terdampak akibat pemangkasan TKD,” tegasnya.

Wahid berharap adanya ruang dialog fiskal antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan penghematan tidak menghambat pelaksanaan program strategis daerah dan kesejahteraan aparatur.

Pemangkasan TKD 2026 menjadi perhatian banyak kepala daerah di Indonesia. Mereka menilai kebijakan tersebut berpotensi mempersempit ruang fiskal daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan publik dan kewajiban gaji aparatur.




 
Berita Lainnya :
  • Riau Kehilangan Rp1,2 Triliun dari TKD 2026, Pemprov Minta Penjelasan ke Menteri Keuangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved