www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
FKPMR Tekankan Good Governance dalam Lelang Jabatan Eselon II Riau
Sabtu, 04-10-2025 - 10:53:25 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Proses seleksi jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah menjadi sorotan publik. Puluhan posisi strategis masuk dalam lelang jabatan yang digelar tahun ini, termasuk sejumlah kursi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Chaidir, menilai perombakan jabatan merupakan hal wajar dalam dinamika birokrasi. Namun, ia menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan seleksi agar publik percaya dengan hasil yang ditetapkan.

“Mesti ada keterbukaan di era media sosial saat ini, walau nantinya ada pro dan kontra,” kata Chaidir, Sabtu (4/10/2025).

Chaidir menambahkan, kompetensi harus menjadi prioritas utama dalam penentuan pejabat eselon II. Menurutnya, pejabat yang terpilih tidak cukup hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga harus benar-benar sesuai dengan jabatan yang akan diemban.

Selain kompetensi, ia menyoroti pentingnya rekam jejak peserta lelang jabatan. Chaidir mengingatkan agar publik maupun pemerintah bisa melihat secara jelas apakah ada peserta yang memiliki keterkaitan dengan tim sukses politik, dinasti kekuasaan, maupun lingkaran oligarki.

“Kita juga bisa melihat dia ada di lingkaran dinasti atau lingkaran oligarki,” tegasnya.

Lebih lanjut, Chaidir mengingatkan bahwa prinsip **good governance** harus dijadikan instrumen utama dalam seleksi pejabat. Tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, adil, partisipatif, efektif, dan efisien, menurutnya, adalah kunci untuk menumbuhkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.

“Good governance adalah tata kelola yang transparan, akuntabel, adil, partisipatif, efektif, dan efisien, sehingga menumbuhkan kepercayaan rakyat,” jelasnya.

Ia menegaskan, penerapan prinsip good governance tidak hanya penting untuk mencegah praktik korupsi, tetapi juga untuk memperkuat demokrasi dan menjamin pembangunan yang berkelanjutan.

“Good governance bukan sekadar aturan dan prosedur, melainkan ruh dari pemerintahan yang jujur, adil, dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

 




 
Berita Lainnya :
  • FKPMR Tekankan Good Governance dalam Lelang Jabatan Eselon II Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved