www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Abdul Wahid Tegaskan Pemotongan TPP Tak Diputuskan Langsung, Bergantung Pendapatan Daerah
Rabu, 01-10-2025 - 14:12:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Pekanbaru – Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, memberikan tanggapan terkait adanya usulan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Menurutnya, masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

“Saran itu bagi kita terima kasih, untuk menjadi pertimbangan dalam penyusunan APBD, juga melakukan penyesuaian. Tentu itu lihat dulu sesuai dengan kondisinya,” ujar Abdul Wahid, Selasa (30/9/2025).

Abdul Wahid menegaskan bahwa pemotongan TPP tidak diputuskan secara langsung. Kebijakan itu baru mungkin dilakukan apabila pendapatan daerah tidak tercapai sesuai target, sehingga pemerintah perlu melakukan penyesuaian anggaran.

“Ya, kita penyesuaian, namanya penyesuaian tentu sesuai dengan kondisi situasi. Kita akan lihat kondisinya,” tambahnya.

APBD Difokuskan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selain menyinggung usulan pemotongan TPP, Gubernur juga menekankan bahwa penggunaan APBD, termasuk APBD Perubahan, harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut ada tiga sektor utama yang menjadi prioritas pemerintah provinsi:

1. Peningkatan pelayanan publik
2. Pengentasan kemiskinan
3. Pengembangan sumber daya manusia (SDM)

“APBD Perubahan adalah instrumen dalam mensejahterakan masyarakat. Kita akan prioritaskan bagaimana meningkatkan pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan SDM. Tiga sektor ini kita elaborasikan supaya masyarakat bisa menikmati pembangunan dengan maksimal,” tegas Abdul Wahid.

Dengan pernyataan ini, Pemprov Riau menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan fiskal, sekaligus memastikan pembangunan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat meski menghadapi keterbatasan anggaran.




 
Berita Lainnya :
  • Abdul Wahid Tegaskan Pemotongan TPP Tak Diputuskan Langsung, Bergantung Pendapatan Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved