www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kebutuhan Pangan Riau Masih Bergantung ke Provinsi Tetangga
Jumat, 11-12-2015 - 10:19:58 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-60 persen kebutuhan pangan di Provinsi Riau masih bergantung dengan provinsi tetangga. Hal ini dianggap cukup merugikan para petani lokal.

"Kita ingin ada rumusan yang faktual untuk mengatasi masalah ketahanan pangan di Riau. Sekarang ini 60 persen kebutuhan pagan di Riau masih dibantu oleh provinsi tetangga," Ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau, Darmansyah.

Darmansyah menilai, persoalan ketahanan pangan di Provinsi Riau harus diselesaikan dengan cara memberdayakan koordinasi yang intens, serta melibatkan pihak-pihak di lintas sektoral.

Tugas Dewan Ketahanan Pangan daerah dalam hal ini memiliki tanggung jawab penuh untuk membantu pemerintah pusat mengatasi masalah ketahanan pangan di Riau.

"Kami meyakini, setidaknya ada satu daerah yang mampu menjadi sentral ketahanan pangan jika pemerintah berhasil mengelola dengan baik," sambungnya.

Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Riau harus memberikan peran aktif, dengan mengakomodir serta menjaga kestabilan pangan di Riau. Dia meminta agar Bulog membeli ketersediaan pangan kepada petani dengan harga yang lebih tinggi.

Persoalan ini juga menjadi salah satu faktor mengapa ketahanan pangan di Riau sering bermasalah. Profit margin yang diterima petani jauh lebih rendah ketimbang keuntungan yang diperoleh oleh pedagang dan masyarakat.

"Profit margin untuk petani di bawah 27 persen. Sangat jauh bedanya dengan keuntungan yang diperoleh pedagang dan masyarakat. Dukungan yang lemah terhadap petani itulah yang selalu menjadi masalah ketersedian pangan di Riau," sambungnya.

Perbaikan distribusi tata kelola niaga disektor pangan ini perlu diperhatikan pemerintah. Faktanya yang menunjukkan bahwa tata niaga sejumlah komuditas pangan itu menunjukkan bahwa tidak adanya keseimbangan profit margin yang jelas.(r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • Kebutuhan Pangan Riau Masih Bergantung ke Provinsi Tetangga
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved