www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
DPRD Riau Tetapkan APBD-P 2025 Rp9,4 Triliun, Fokus untuk Infrastruktur dan Utang Daerah
Jumat, 26-09-2025 - 14:57:46 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, mengumumkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau 2025 telah resmi ditetapkan sebesar Rp9,4 triliun, turun sekitar Rp200 miliar dibandingkan APBD Murni 2025.

Pengesahan APBD-P ini dilakukan berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD-P Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Riau yang digelar pada Kamis, 25 September 2025.

“APBD-P Riau sudah ditetapkan sebesar Rp9,4 triliun. Fokusnya untuk pembayaran belanja wajib dan fungsional infrastruktur seperti jalan,” jelas Kaderismanto.

Ia menambahkan, tidak ada pembangunan fisik baru dalam APBD-P ini. Penurunan nilai anggaran sebesar Rp200 miliar disebabkan adanya perubahan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang semula sebesar Rp308 miliar kini hanya sekitar Rp200 miliar lebih, karena ketidaksesuaian persyaratan atau kendala teknis pelaksanaan.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa fokus utama APBD-P 2025 adalah pelunasan utang daerah dari tahun sebelumnya, penambahan fasilitas kesehatan untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC), serta peningkatan infrastruktur dan sektor pendidikan.

“Kalau fasilitas kesehatan tidak kita tambah, maka ribuan masyarakat tidak bisa mendapatkan layanan BPJS. Infrastruktur dan pendidikan juga kita dorong, sementara hutang akan kita bayarkan sesuai kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Gubernur Abdul Wahid.

APBD-P Riau 2025 ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyeimbangkan prioritas belanja wajib, infrastruktur, dan kesehatan masyarakat, meski menghadapi keterbatasan anggaran.




 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Tetapkan APBD-P 2025 Rp9,4 Triliun, Fokus untuk Infrastruktur dan Utang Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved