www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
DPRD Riau Soroti Pendapatan Pajak BBM, Dugaan Kebocoran dari Distributor
Rabu, 24-09-2025 - 10:39:57 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, Edi Basri, menyoroti rendahnya pendapatan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Riau. Hingga kini, realisasi PBBKB hanya mencapai sekitar Rp1 triliun, jauh lebih kecil dibandingkan Kalimantan Timur yang meraup Rp5,2 triliun.

"Padahal, dari segi jumlah industri, jumlah penduduk, dan kendaraan, Riau hanya sedikit berbeda dengan Kalimantan Timur, tapi pendapatan pajaknya sangat jomplang," kata Edi Basri, Selasa (23/9/2025).

Edi menambahkan, DPRD mencurigai adanya permainan oleh distributor yang memiliki kewenangan memungut pajak BBM di Riau. Saat ini, terdapat sekitar 19 distributor besar di provinsi tersebut yang akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi setelah pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Riau 2025 rampung.

"Kecurigaan ini muncul karena ada distributor yang melakukan pemungutan PBBKB legal dan ilegal. Kabarnya ada yang hanya membayar PPN, tapi untuk daerah tidak dibayarkan. Itu ilegal," jelasnya.

Menurut Edi, potensi PBBKB Riau sebenarnya bisa mencapai sekitar Rp3 triliun jika semua mekanisme pemungutan berjalan optimal. DPRD berharap kebocoran pajak BBM ini segera diusut agar pendapatan daerah dapat meningkat dan digunakan untuk pembangunan serta pelayanan publik.

"Pajak BBM ini penting bagi daerah. Jika tidak ditangani, kita rugi besar dari potensi penerimaan yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat Riau," pungkas Edi Basri.




 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Soroti Pendapatan Pajak BBM, Dugaan Kebocoran dari Distributor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved