www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kemarau Panjang Kembali Akan Landa Riau
Kamis, 10-12-2015 - 23:45:55 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Informasi mengejutkan kembali datang dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru. Kemarau panjang akan kembali diprediksi melanda Riau pada Januari-Februari 2016.

BMKG memprediksi, jika sepanjang dua bulan tersebut terjadi kebakaran hutan dan lahan, sebagian besar wilayah Riau akan kembali diselimuti kabut asap tebal.

Karena arah angin diprediksi dari Selatan ke Utara. "Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan di pesisir Bengkalis dan Meranti, maka Pekanbaru kemungkinan akan kembali diselimuti asap pekat," ujar Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin, Kamis (10/12/2015).

Sementara Maret hingga Mei, Riau memasuki musim penghujan. Kemudian Juni hingga September 2016 musim kemarau panjang kembali melanda Riau. Dengan pusat arah angin yang berlawanan.

"Jika Provinsi Sumatra Selatan kembali mengalami kebakaran lahan, kecenderungan Provinsi Riau juga akan kembali dipapar asap," ulasnya.

"Prediksi ini setidaknya sudah memberikan gambaran kepada Pemerintah Provinsi Riau agar bisa melakukan antisipasi kebakaran hutan dan lahan," sambung Sugarin.

Bencana kebakaran lahan dan kabut asap telah merugikan Provinsi Riau dari segala sektor. Mulai dari ekonomi masyarakat yang berjalan melambat, hingga banyaknya korban sakit akibat asap.

Juga tidak sedikit yang meninggal dunia. Kabut asap di Provinsi Riau telah menjadi isu nasional dan telah merugikan perekonomian secara nasional.

Setidaknya, Rp500 miliar anggaran dari Pemerintah Pusat sudah dihabiskan untuk melakukan penanganan terhadap kebakaran hutan dan lahan.(r12/hr)



 
Berita Lainnya :
  • Kemarau Panjang Kembali Akan Landa Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved