www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Helikopter Pemantau Karhutla di Riau Ditarik ke Jakarta, Musim Hujan Jadi Salah Satu Alasan
Senin, 22-09-2025 - 10:30:35 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Helikopter jenis AS365-N3 (PK-KIO) yang selama ini difungsikan untuk memantau Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau, hari ini ditarik ke Jakarta.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur , membenarkan penarikan tersebut.

"Sudah, sudah ditarik ke Jakarta," ujar Jim.

Penarikan helikopter ini dilakukan selain karena faktor kontrak yang telah berakhir, juga karena Riau telah memasuki musim hujan. Tingginya intensitas hujan yang merata di seluruh daerah membuat laporan Karhutla di Riau selama sepuluh hari terakhir nihil.

 "Dari laporan Riau, sudah sepuluh hari terakhir nihil Karhutla. Intensitas hujan tinggi merata di berbagai daerah di Riau," jelas Jim.

Meski AS365-N3 ditarik, dua helikopter patroli tetap standby di Riau. Yakni Bell 505 (PK-WSA) dari BNPB serta Bell 412 SP (PK-DAS) dari Kementerian Kehutanan. Kedua helikopter ini tetap digunakan untuk patroli pemantauan Karhutla sesuai kebutuhan.

Selain itu, helikopter yang difungsikan untuk Water Bombing (WB) sebanyak tujuh unit, yakni Sikorsky UH-60A (N61AA), Sikorsky UH-60A (N260UH), Mi-8AMT (RA-22747, RA-22729, RA-22834), Kamov KA-32C (RA-31021), dan Superpuma AS332L2 (P2-MHL), semuanya masih standby di Riau.

Terkait kemungkinan penarikan helikopter water bombing karena musim penghujan, menurut Jim, belum ada kepastian, karena sepenuhnya merupakan kewenangan pusat.

Dengan kondisi ini, meski Riau mulai memasuki musim hujan, kesiapsiagaan pemantauan Karhutla tetap dijaga oleh BPBD dan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kebakaran.




 
Berita Lainnya :
  • Helikopter Pemantau Karhutla di Riau Ditarik ke Jakarta, Musim Hujan Jadi Salah Satu Alasan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved