www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Setelah Dua Kali Didese, Pemprov Riau Akhirnya Serahkan KUA-PPAS RAPBD Perubahan 2025 ke DPRD
Rabu, 10-09-2025 - 10:53:55 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Pekanbaru – Setelah dua kali melayangkan surat desakan, DPRD Provinsi Riau akhirnya menerima dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD Perubahan 2025 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Dokumen tersebut resmi diserahkan pada Selasa (9/9/2025).

Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Riau, Zulhendri, menyampaikan bahwa pembahasan KUA-PPAS akan langsung dimulai pada Rabu (10/9/2025).

“Banmus telah menetapkan pada Rabu besok mulai dibahas oleh komisi bersama mitra kerja masing-masing. Setelah itu akan dilanjutkan pembahasan oleh Banggar dan TAPD, dengan target tuntas pada 29 September,” ujar Zulhendri.

Meski dokumen telah diterima, Zulhendri mengingatkan agar pembahasan tetap realistis. Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang terbatas membuat ruang gerak RAPBD Perubahan kali ini tidak bisa terlalu luas.

“Tentu dengan kondisi ini, pelayanan publik dan pemenuhan hak-hak pokok masyarakat itulah yang kita prioritaskan. Misalnya gaji pegawai, honorer, itu kan kewajiban yang mesti kita dahulukan, termasuk pelayanan publik lainnya,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap harus diperhatikan. Infrastruktur, kata Zulhendri, merupakan penopang utama pergerakan ekonomi daerah.

“Seandainya jalan kita rusak, tentu perekonomian ikut terganggu. Yang biasanya tiga jam perjalanan bisa jadi empat jam, dan itu berimbas ke banyak sektor,” tambah politisi Gerindra asal Dapil Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi itu.

Dengan waktu pembahasan yang relatif singkat, DPRD Riau berharap Pemprov benar-benar mampu memilah program prioritas. Zulhendri optimistis, Gubernur Riau dapat menempatkan pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat sebagai fokus utama.




 
Berita Lainnya :
  • Setelah Dua Kali Didese, Pemprov Riau Akhirnya Serahkan KUA-PPAS RAPBD Perubahan 2025 ke DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved