www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Riau Dapat Program Replanting 43.800 Hektare Kelapa, Siap Jadi Pusat Hilirisasi Nasional
Senin, 08-09-2025 - 12:00:20 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kabar gembira datang untuk Provinsi Riau. Kementerian Pertanian (Kementan) RI telah menyetujui program replanting atau peremajaan kebun kelapa seluas 43.800 hektare di Bumi Lancang Kuning.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, mengatakan program ini menjadi angin segar bagi Riau yang dikenal sebagai provinsi dengan perkebunan kelapa terluas di Indonesia.

“Program replanting kelapa ini akan memberi dampak besar terhadap produktivitas dan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Selama ini sektor perkebunan kelapa memang menjadi salah satu sektor andalan Riau,” ujarnya, Senin (8/9/2025).

 Distribusi Merata ke Sejumlah Kabupaten

Syahrial menjelaskan, Gubernur Riau mengambil kebijakan agar program peremajaan tidak hanya terpusat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang selama ini dikenal sebagai sentra kelapa.

Program akan didistribusikan ke sejumlah daerah lain, seperti Pelalawan, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Siak.

“Kalau hanya terpusat di Inhil saja, dikhawatirkan terjadi ketimpangan pembangunan. Padahal, setiap kabupaten punya potensi besar yang sama untuk dikembangkan,” jelasnya.

 Pabrik Nata de Coco dan 3 Industri Baru di Inhil

Lebih lanjut, Syahrial mengungkapkan bahwa strategi nasional juga menempatkan Riau sebagai pusat industri hilirisasi kelapa.

Rencananya, Pekanbaru akan dibangun pabrik nata de coco, sementara di Inhil akan berdiri tiga pabrik pengolahan kelapa baru.

“Dengan berdirinya industri ini, ada potensi 22 ribu tenaga kerja yang bisa terserap. Dampaknya tentu luar biasa, baik untuk masyarakat maupun bagi perekonomian daerah,” sebutnya.

Tarik Investor dan Perkuat PAD

Selain meningkatkan produktivitas, program ini diyakini akan menarik minat investor masuk ke Riau. Dengan begitu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ikut bertambah dan membuka peluang kerja lebih luas.

“Kami ingin kabupaten/kota di Riau benar-benar mengoptimalkan kekuatan potensi yang ada. Kalau dikelola dengan baik, investor pasti datang, pendapatan meningkat, dan masyarakat bisa merasakan langsung makmurnya negeri ini,” tutup Syahrial.




 
Berita Lainnya :
  • Riau Dapat Program Replanting 43.800 Hektare Kelapa, Siap Jadi Pusat Hilirisasi Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved