www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
APBD Perubahan 2025 Jadi Sorotan, Pemangkasan Transfer Pusat Bikin Riau Kian Terjepit
Sabtu, 06-09-2025 - 08:38:06 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diprediksi akan kembali menghadapi masalah serius dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Hal ini menyusul keputusan pemerintah pusat yang memastikan adanya pemotongan dana transfer ke daerah dengan nilai lebih dari Rp200 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, menyebut kondisi ini berpotensi menimbulkan defisit anggaran jika tidak segera diantisipasi.
“Ini menjadi ancaman. Sebelumnya juga sudah mengalami pemotongan. Namun, tidak terlihat adanya langkah konkret dari Pemprov Riau untuk mencari potensi pendapatan baru sebagai solusi menutup defisit,” ujar Edi, Jumat (5/9/2025).

Ia menegaskan, isu pemotongan dana transfer pusat akan menjadi salah satu topik krusial dalam pembahasan APBD Perubahan 2025 maupun APBD Riau 2026. Menurutnya, masih banyak peluang pendapatan yang belum dimaksimalkan, terutama dari sektor-sektor potensial di daerah.

“Seperti potensi di sektor BUMD yang harus dioptimalkan. Jangan hanya diberi target rendah, tapi harus dipatok target tinggi agar kontribusinya signifikan,” jelasnya.

Selain BUMD, Edi juga menyoroti sektor galian C serta berbagai potensi pajak daerah yang dinilai masih bisa digarap lebih maksimal untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD).
“Sektor lain seperti galian C dan potensi pajak masih banyak peluangnya. Pemerintah harus lebih kreatif dalam menggali sumber pendapatan agar tidak terus bergantung pada transfer pusat,” pungkasnya.




 
Berita Lainnya :
  • APBD Perubahan 2025 Jadi Sorotan, Pemangkasan Transfer Pusat Bikin Riau Kian Terjepit
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved