www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Transmigrasi di Riau: Dua Desa di Pulau Rupat dan Pulau Burung Disiapkan Jadi Lokasi Baru
Jumat, 05-09-2025 - 14:09:58 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah menyiapkan dua lokasi transmigrasi baru yang berada di wilayah pesisir. Lokasi tersebut adalah Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis dan Pulau Burung di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Boby Rachmat, mengatakan Pulau Rupat memiliki dua desa yang direncanakan masuk program transmigrasi, yakni Desa Sungai Cingam dan Desa Mekrok.

“Di dua desa ini sebelumnya sudah ada program transmigrasi, namun belum berjalan efektif,” kata Boby di Pekanbaru, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, program tersebut sempat tersendat karena lahan yang tersedia hanya untuk permukiman. Sementara itu, lahan usaha seperti perkebunan atau pertanian yang menjadi penunjang kehidupan transmigran belum disiapkan.

“Ini akan jadi evaluasi bagi kami. Sebelum program transmigrasi berjalan kembali, lahan usaha harus dipastikan tersedia. Hal yang sama juga berlaku untuk Pulau Burung di Inhil,” jelasnya.

Boby menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah lokasi transmigrasi itu juga akan diperuntukkan bagi warga yang akan direlokasi dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Saat ini ribuan warga memang tengah diupayakan untuk dipindahkan dari kawasan konservasi tersebut.

“Belum ada keputusan, tetapi kami sudah diperintahkan Pak Gubernur untuk menyiapkan lokasi transmigrasi. Tidak menutup kemungkinan nanti bisa dipertimbangkan untuk relokasi warga TNTN,” ujarnya.

Pemprov Riau menegaskan, penyiapan lokasi transmigrasi baru ini menjadi bagian dari strategi pembangunan wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar. Program ini diharapkan tidak hanya membuka akses permukiman baru, tetapi juga menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.




 
Berita Lainnya :
  • Transmigrasi di Riau: Dua Desa di Pulau Rupat dan Pulau Burung Disiapkan Jadi Lokasi Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved