BMKG Catat 803 Hotspot di Sumatera, Riau Terpantau 27 Titik Tersebar di 7 Daerah
Kamis, 28-08-2025 - 13:47:48 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis data terbaru terkait kemunculan 803 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian serius, mengingat potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Sanya Gautami, menyebutkan bahwa sebaran hotspot terbanyak berada di Provinsi Bangka Belitung dengan 262 titik, berdasarkan pantauan satelit pada Kamis (28/8/2025).
“Selain Bangka Belitung, hotspot juga terdeteksi di Sumatera Selatan 176 titik dan Sumatera Utara 117 titik. Lalu di Aceh 31 titik, Bengkulu 43 titik, Jambi 33 titik, Lampung 38 titik, Sumatera Barat 74 titik, Riau 27 titik, serta Kepulauan Riau 2 titik,†jelas Sanya.
Di Provinsi Riau, sebanyak 27 hotspot terpantau dan tersebar di sejumlah wilayah, yakni Bengkalis 2 titik, Kampar 10 titik, Dumai 3 titik, Kuantan Singingi 5 titik, Pelalawan 1 titik, Rokan Hilir 1 titik, serta Indragiri Hulu 5 titik.
Sanya mengingatkan, meskipun jumlah hotspot di Riau relatif lebih rendah dibandingkan provinsi lain, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Apalagi, saat ini cuaca panas dan curah hujan yang rendah menjadi faktor utama meningkatnya potensi titik panas di Sumatera.
“BMKG mengimbau agar aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar, untuk dihindari. Pencegahan dini penting dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dari dampak kabut asap,†ujarnya.
Dengan kondisi cuaca yang kering dan rawan, BMKG menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menekan kasus karhutla yang kerap menjadi ancaman tahunan di Sumatera.
Komentar Anda :